GOSIPGARUT.ID — Media sosial kembali memanas setelah sebuah video adu mulut antara Kepala Desa Jatiwangi, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, dengan seorang warga mendadak viral. Dalam rekaman itu, perdebatan berlangsung tegang saat warga mempertanyakan lambatnya respons pemerintah desa terhadap rumah seorang janda dengan lima anak yang hampir roboh.
Warga menilai pemerintah desa tak segera turun tangan, sementara pihak desa kecewa karena persoalan tersebut terlebih dahulu diviralkan ke media sosial ketimbang dibicarakan lewat mekanisme resmi desa. Adu argumen itu pun memantik polemik yang lebih luas di ruang publik.
Di tengah derasnya perbincangan warganet, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akhirnya angkat suara. Alih-alih menyalahkan warga, Dedi menilai tindakan memviralkan kejadian sosial bukan sesuatu yang keliru.
“Apabila ada warga yang memviralkan karena rumah tidak layak huni, rumah roboh, gak ada masalah Pak RW. Gak apa-apa, itu bagian dari kontrol warga,” kata Dedi, Minggu (23/11/2025).
Menurutnya, unggahan warga justru membantu pemerintah melihat persoalan yang luput dari pengawasan.
“Dengan viral itu saya bisa memahami apa yang terjadi di masyarakat. Yang terjadi langsung bisa dilihat oleh saya. Dan tugas saya adalah membantu menyelesaikan masalah tersebut.”
Meski mendukung respons warga melalui media sosial, Dedi memberi catatan penting: kritik idealnya diikuti aksi nyata.
“Akan lebih apresiatif kalau yang memviralkan ikut membantu masalah warga yang diviralkan. Karena kadang-kadang kita ini lebih senang memviralkan daripada membantu menyelesaikan.”
Pernyataan ini sontak dianggap sebagai sindiran halus bagi publik yang lebih gemar mengekspos daripada terlibat langsung dalam penyelesaian masalah sosial.
Pemprov Turun Tangan Senin
Menegaskan keseriusan pemerintah, Dedi Mulyadi memastikan penanganan kondisi rumah janda di Desa Jatiwangi akan dilakukan tanpa menunggu lama.
“Insyaallah nanti hari Senin ada tim saya datang untuk segera diperbaiki,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Dedi mengajak semua pihak menurunkan tensi dan kembali fokus pada pembangunan desa.
“Salam untuk warga Garut. Semuanya tetap semangat. Pak Kades tetap semangat membangun, mengelola desa bersama,” ujarnya. ***



.png)











