GOSIPGARUT.ID — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melontarkan pesan tajam saat meninjau stand Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di gelaran West Java Festival (WJF) 2025 yang berlangsung meriah di Kiara Artha Park, Kota Bandung, Minggu (9/11/2025).
Dalam festival yang digagas oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat ini, berbagai atraksi seni budaya dan kuliner khas daerah ditampilkan untuk mempromosikan potensi lokal dari seluruh penjuru Tanah Pasundan. Namun, di balik kemeriahan itu, Dedi menyampaikan kritik dan pesan mendalam kepada para pelaku UMKM.
“Jujur dong. Gitu. Jujurnya bagaimana? Sampaikan barang dagangan sesuai dengan kualitasnya. Jangan dilebih-lebihkan, jangan dibohongi-bohongin,” tegas Dedi di hadapan para pedagang dan pengunjung.
Menurutnya, kejujuran adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan antara pedagang dan pembeli. Dedi menilai, tanpa transparansi dan integritas, sulit bagi UMKM untuk tumbuh dan mempertahankan pelanggan.
“Dengan kejujuran akan timbul kepercayaan. Kalau orang sudah percaya, mereka pasti datang lagi. Nah, siklus ini yang harus dibangun,” lanjutnya.
Dedi meyakini, ketika ekosistem bisnis berbasis kejujuran terbentuk, maka dampaknya akan meluas hingga pada sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Ia pun mengajak seluruh masyarakat Jawa Barat untuk berkontribusi menciptakan budaya ekonomi yang sehat dan beretika.
“Saya ingin ngajak orang-orang Jawa Barat, bangun siklus itu. Nanti ekonomi tumbuh, kesejahteraan juga naik,” tandas Dedi.
Gelaran West Java Festival 2025 sendiri menjadi etalase kreativitas warga Jawa Barat. Selain menampilkan parade seni dan budaya, pengunjung juga dapat menikmati ragam kuliner tradisional hingga produk unggulan UMKM dari 27 kabupaten dan kota di Jabar. (IK)



.png)











