Jawa Barat

Gubernur Dedi Mulyadi Luncurkan Aplikasi “Nyari Gawe”, Solusi Cepat Cari Kerja Tanpa Ribet di Jawa Barat

×

Gubernur Dedi Mulyadi Luncurkan Aplikasi “Nyari Gawe”, Solusi Cepat Cari Kerja Tanpa Ribet di Jawa Barat

Sebarkan artikel ini
Peluncuran aplikasi ketenagakerjaan "Nyari Gawe" oleh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Selasa (6/10/2025).

GOSIPGARUT.ID — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meluncurkan aplikasi pencarian kerja bernama “Nyari Gawe” di PT Sun Bright Lestari, Kabupaten Indramayu, Selasa (7/10/2025). Aplikasi ini diharapkan menjadi terobosan digital yang mempermudah pertemuan antara dunia industri dan pencari kerja lokal secara cepat, efisien, dan transparan.

Menurut Dedi, “Nyari Gawe” bukan sekadar platform digital, melainkan langkah nyata pemerintah dalam memperluas lapangan kerja di Jawa Barat.

“Mekanismenya sederhana. Data para pencari kerja akan diberikan ke perusahaan oleh Dinas Tenaga Kerja. Nanti HRD yang memanggil untuk seleksi, jadi tidak perlu melamar manual. Tidak usah capek-capek,” ujar Dedi di hadapan peserta peluncuran.

Baca Juga:   Disindir Hanya Jadi Content Creator, Dedi Mulyadi Balas Santai: “Yang Penting Masyarakat Dapat Manfaat”

Aplikasi ini memungkinkan perusahaan mengakses data calon tenaga kerja secara langsung tanpa proses administrasi berbelit, sekaligus memperkecil potensi kecurangan atau pungutan liar.

Solusi dari Masalah Lama

Bupati Indramayu Lucky Hakim menyambut baik peluncuran aplikasi tersebut. Ia menilai “Nyari Gawe” dapat menata ulang sistem rekrutmen kerja yang selama ini kerap memunculkan praktik pungli dan ketidakadilan bagi pencari kerja.

“Selama ini kami prihatin melihat warga sampai desak-desakan hanya untuk mendaftar kerja, bahkan ada yang pingsan. Dengan aplikasi ini, semuanya lebih tertib dan transparan,” ujar Lucky.

Baca Juga:   Dedi Mulyadi Siap Diperiksa Polisi Terkait Pesta Rakyat di Garut yang Berakhir Tragis

Lucky menegaskan, pemerintah daerah telah berulang kali mengingatkan agar tidak ada pungutan dalam proses penerimaan kerja. “Kalau mau kerja di pabrik harus bayar dua juta, dua setengah juta, beli seragam — itu tidak boleh. Dengan aplikasi ini, semua jadi jelas dan bisa diakses langsung,” tegasnya.

Ribuan Lowongan Siap Dibuka

Dalam kegiatan peluncuran itu, sebanyak 100 pencari kerja hadir secara langsung. Sedangkan 16 perusahaan mengikuti secara luring dengan total 530 formasi pekerjaan yang dibuka. Selain itu, 17 perusahaan lain bergabung secara daring dengan potensi 11.500 lowongan hingga akhir 2025.

Berdasarkan proyeksi Dinas Tenaga Kerja, jumlah lowongan kerja di Jawa Barat diperkirakan akan meningkat 25 persen pada 2026, mencapai 14.375 formasi di berbagai sektor industri.

Baca Juga:   DPRD Pastikan Insentif Kader Posyandu Jabar Tak Dicabut, Malah Bakal Ditambah

Aplikasi “Nyari Gawe” kini dapat diakses melalui pranala s.id/appNyariGawe, dan akan segera tersedia di Play Store dalam beberapa hari mendatang.

Dengan kehadiran aplikasi ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap mampu membangun ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif, inklusif, dan berpihak kepada rakyat, menjadikan Jawa Barat pionir dalam digitalisasi layanan ketenagakerjaan di Indonesia. (Yan AS)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *