GOSIPGARUT.ID — Di jalur utama Garut–Pantai Rancabuaya, tepatnya di Kampung Cicatur, Desa Bungbulang, berdiri sebuah tempat singgah yang namanya sudah akrab di telinga para pelancong: Jembar. Bukan sekadar rumah makan, Jembar adalah kombinasi tiga layanan sekaligus—rumah makan khas Sunda, toko oleh-oleh, dan penginapan.
“Dari dulu memang kami ingin tamu yang mampir bisa menikmati semuanya di satu tempat. Makan, belanja oleh-oleh, sekaligus beristirahat,” kata pemilik Jembar, Teh Jenab, saat dihubungi, Sabtu (9/8/2025) pagi.
Di Toko Oleh-oleh Jembar, pengunjung akan menemukan ragam camilan khas Bungbulang—mulai dari opak renyah, wajit manis legit, hingga tengteng beras yang gurih. Semua tersaji dalam kemasan rapi, siap dibawa pulang sebagai buah tangan.
Rumah makan Jembar yang berada di area yang sama menawarkan menu khas Sunda dengan cita rasa rumahan. Ruang makannya lapang, bersih, dan nyaman. “Kami jaga rasa dan kebersihan, supaya tamu betah,” ujar Teh Jenab.
Tak hanya itu, bagi pelancong yang butuh rehat sebelum melanjutkan perjalanan, penginapan Jembar menyediakan kamar-kamar dengan fasilitas memadai dan harga bersahabat. “Banyak yang bilang cocok buat yang berkantong tipis tapi ingin tetap nyaman,” tambahnya.
Berdiri puluhan tahun di lokasi strategis, Jembar sudah menjadi semacam “rumah kedua” bagi para wisatawan yang melintasi Garut selatan. Tak sedikit tamu yang datang kembali, entah untuk menginap, sekadar menyantap sayur asem hangat, atau membeli camilan sebelum melanjutkan perjalanan menuju pantai.
Dengan kombinasi kuliner, penginapan, dan oleh-oleh, Jembar bukan hanya tempat singgah, tapi juga bagian dari cerita perjalanan banyak orang menuju pesona Garut bagian selatan. ***



.png)





