GOSIPGARUT.ID — Udara dingin Bayongbong tak mengendurkan langkah aparat Polsek Bayongbong, Jumat malam, 8 Agustus 2025. Tepat pukul 22.30 WIB, regu piket siaga meluncur ke Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, untuk memeriksa pos keamanan lingkungan (Siskamling) dan menyapa warga.
Patroli itu bukan sekadar rutinitas. Kapolsek Bayongbong AKP Gopar Suryadi Mulya memastikan kunjungan malam itu dimanfaatkan untuk berdialog langsung dengan tokoh pemuda, pengurus RT/RW, dan warga. Mereka membicarakan situasi terkini keamanan lingkungan, dari potensi pencurian hingga ancaman informasi bohong di media sosial.
“Keamanan lingkungan tanggung jawab bersama. Komunikasi yang baik dan koordinasi yang kuat antara warga dan aparat bisa mencegah gangguan sejak dini,” kata Gopar.
Pesan utama yang dibawa polisi malam itu: hidupkan kembali ronda malam di setiap RW. Warga juga diminta melapor dalam 1×24 jam bila melihat orang tak dikenal masuk kampung. Tak kalah penting, mereka diingatkan untuk tidak mudah terprovokasi isu liar, termasuk kabar penculikan anak yang kerap beredar tanpa dasar.
Selain memberi imbauan, petugas memperkuat koordinasi dengan pengurus RT/RW agar jalur komunikasi darurat tetap terbuka. Langkah ini, kata Gopar, menjadi benteng pertama sebelum masalah membesar.
Di pos ronda yang remang, obrolan hangat antara polisi dan warga malam itu menjadi pengingat: menjaga kampung bukan tugas satu pihak, melainkan kewajiban bersama. ***



.png)











