Berita

PKL Area Perkotaan, Rumah Makan Buka Siang Hari, dan Apotek Pajang Alat Kontrasepsi Jadi Sasaran Penertiban di Garut

×

PKL Area Perkotaan, Rumah Makan Buka Siang Hari, dan Apotek Pajang Alat Kontrasepsi Jadi Sasaran Penertiban di Garut

Sebarkan artikel ini
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Garut berkolaborasi dengan TNI Polri, melaksanakan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di area perkotaan, Kamis pagi (14/3/2024). (Foto: Dok. Satpol PP Garut)

GOSIPGARUT.ID — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Garut bekerja sama dengan TNI dan Polri melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di area perkotaan pada Kamis pagi (14/3/2024). Kegiatan ini melibatkan dua pleton personil dari Satpol PP Kabupaten, satu pleton dari Polri, dan satu regu dari TNI.

Kepala Satpol PP Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, mengatakan penertiban ini dilakukan setelah hasil temuan dari patroli sebelumnya. Beberapa pedagang memaksa memasang paratag atau bangunan semi permanen di lokasi yang sebelumnya dilarang, yakni dari Jalan Ahmad Yani persimpangan BNI hingga Jalan Ahmad Yani persimpangan Pasar Baru.

“Di lokasi yang memang selama ini dilarang untuk pemasangan paratag, yaitu dari Jalan Ahmad Yani persimpangan BNI sampai Jalan Ahmad Yani persimpangan Pasar Baru,” ucap dia, Kamis (14/3/2024)

Baca Juga:   10 Ruang Publik di Jabar Bakal Direvitalisasi Tahun Ini, Salah Satunya di Garut

Eko menjelaskan bahwa meskipun para PKL sebelumnya hanya menempel di sebuah toko, pada malam sebelumnya mereka memasang paratag secara paksa. Hal ini dianggap mengganggu pengguna jalan, sehingga petugas segera melakukan penertiban.

Menurut dia, sebanyak 50 lapak termasuk roda jualan di sekitar Jalan Pramuka juga ditertibkan. Hal ini dilakukan karena banyaknya keluhan dari masyarakat sekitar, terutama terkait penyimpanan roda jualan di depan rumah-rumah penduduk dari siang hingga malam.

Baca Juga:   Pondasinya Amblas, Jembatan Cikopeng Terancam Roboh

“Setelah tadi malam kita mengimbau untuk membongkar sendiri tapi tidak diindahkan, akhirnya kita melaksanakan penertiban. Adapun yang ditertibkan memang itu sekitar 50 lapak ya termasuk roda yang ada di Jalan Pramuka,” lanjut Eko.

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Mixadvert dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *