Jawa Barat

Proyek Penataan Alun-alun Dadaha Tasikmalaya Terlambat, PPK dan Kadis Disperkim Jabar Bungkam

×

Proyek Penataan Alun-alun Dadaha Tasikmalaya Terlambat, PPK dan Kadis Disperkim Jabar Bungkam

Sebarkan artikel ini
Alun-alun Dadaha Kota Tasikmalaya yang tengah dibangun. (Foto: Tomril)

GOSIPGARUT.ID — Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Dinas Permukinan dan Perumahan (Disperkim) Provinsi Jawa Barat (Jabar), bernama Dwiyani, tidak mau menjelaskan terkait proyek Penataan Alun-alun Dadaha Kota Tasikmalaya, yang dinilai terlambat.

Padahal Dwiyani, selain ASN di Disperkim Jabar, posisi dan kewenangannya juga sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang menangani secara teknis proyek Penataan Alun-alun Dadaha Kota Tasikmalaya, yang bersumber dari APBD Provinsi Jabar.

Sehingga kapasitasnya sebagai PPK dinilai cukup mumpuni menjawab pertanyaan awak media seputar teknis proyek yang ditanganinya. Namun sepertinya, hal itu tak dihiraukan oleh Dwiyani. Terbukti, setiap kali GOSIPGARUT.ID melayangkan pertanyaan, ia tak pernah mau menjawabnya.

Baca Juga:   FLAJK Garut Sesalkan Mundurnya Sejumlah PPK dan ULP

Padahal, berdasarkan informasi yang didapat dari hasil investigasi GOSIPGARUT.ID cukup penting untuk disampaikan. Mengingat, selain terjadinya keterlambatan, adanya pembongkaran pada item beton poros hingga hasil pembangunannya yang sampai saat ini masih ‘digedeg’ (tertutup layar spanduk) hingga sepenuhnya belum bisa dimanfaatkan masyarakat Kota Tasikmalaya sampai memasuki minggu kedua tahun 2024.

Ihwal kinerja PPK yang enggan menjawab pertanyaan, GOSIPGARUT.ID pun mencoba berupaya menyampaikannya kepada Kepala Disperkim Jabar, Indra Maha.

Namun hingga berita ini dipublish, Kadis Disperkim Jabar belum menjawab konfirmasi, apalagi memberikan alasan atau tanggapan terkait keterlambatan Proyek Penataan Alun-alun Dadaha Kota Tasikmalaya.

Baca Juga:   Unpad Lockdown, Berlaku Juga untuk Program Study Keperawatan Garut

Sebagaimana diketahui, proyek tersebut dibangun dengan anggaran sebesar Rp11.582.271.200 sejak 2 Maret 2023 dilaksanakan oleh CV. Pualam Cipta Sarana selaku kontraktor pelaksana.

Sementara sampai berita ini dipublish, di area proyek Penataan Alun-alun Dadaha Kota Tasikmalaya itu tidak terlihat lagi adanya pegawai proyek yang sedang bekerja. Hal ini menandakan kalau proyek yang tak jelas peruntukkannya tersebut tampak sudah selesai, tapi masih belum bisa dimanfaatkan.

Tak jarang, masyarakat Kota Tasikmalaya yang penasaran ingin melihat hasil pembangunan itu menerobos layar penutup area yang sobek dengan cara menyelinap.

“Iya terpaksa menyelinap, soalnya masih ‘digedeg’ (ditutup layar), tidak tahu kapan akan dibuka. Berbulan-bulan ditutup karena sedang dibangun, biasanya itu tempat saya berjualan cilor (aci telor),” kata Ika (28), warga Cinehel, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya.

Baca Juga:   Ramai-ramai Mengundurkan Diri, KRAK Pertanyakan Integritas PPK dan ULP Garut

Sementara, dalam keterangannya kepada wartawan baik Deddy Mulyana selaku Kepala Dinas (Kadis) Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Porabudpar) maupun
Ivan Dicksan selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Tasikmalaya mengaku kalau pihaknya belum menerima penyerahan dari pihak Pemerintah Provinsi Jabar.

“Kami akan segera mengkoordinasikannya kembali dengan pihak Pemrov Jabar mengenai hal itu. Harapannya peresmian bisa segera dilakukan,” ujar Ivan. (Tomril)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *