GOSIPGARUT.ID — Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jawa Barat (Jabar) membenarkan adanya sejumlah jalan yang mengalami rusak berat di Kabupaten Garut. Kerusakan makin parah karena usia jalan telah lewat dari 12 tahun.
Kepala DBMPR Jabar, Bambang Tirtoyuliono mengatakan, perbaikan jalan lewat usia teknis membutuhkan biaya mahal dan proses yang panjang.
“Pertama ruas jalan sudah melewati umur teknis, umur teknis itu 10-12 tahun, secara teoritis harus dilakukan rekonstruksi tapi biaya terlalu mahal,” kata dia, belum lama ini.
Bambang menanggapi soal kritik warga Garut terkait jalanan Garut yang mengalami rusak parah. Saat ini, pihaknya tengah berupaya melakukan perbaikan-perbaikan di jalanan tersebut.
“Khusus di Kabupaten Garut ada 6 paket pekerjaan, dan itu sudah berkontrak 27 Februari 2023. Termasuk di antaranya Bandung-Garut 14,7 KM selesainya kira-kira 26 Juli 2023,” ungkapnya.
“Kerusakan di sana memang cukup masif, sehingga beberapa pondasi jalan itu perlu kita perbaiki, jadi kerusakan di sana sampai merusak pondasi jalan,” imbuh Bambang.
Ia menambahkan, pihaknya juga tengah fokus memperbaiki jalan dengan panjang 364,89 kilometer untuk skala Jawa Barat (Jabar). DBMPR optimis, jalanan Jabar akan terasa mulus khususnya di momen mudik.
“Untuk penanganan di Jabar tahun 2023 saja ada 69 paket dengan panjang yang kita tangani 365 kilometer se-Jabar atau tepatnya 364,98 Kilometer. Bukan hanya ruas Bandung Garut tapi semua ruas jalan di Jabar kita upayakan untuk nyaman digunakan 365 kilometer, yang lain kita rutin,yang bisa kita lakukan penanganan berkala, perbaikan spot-spot pondasi jalannya, baru dilapis ulang bahasa teknisnya over lay dengan aspal beton panas itu bisa menambah umur,” pungkasnya. (AB)



.png)











