Berita

ODGJ Pembakar Masjid di Garut Sudah Ditangani RSJ, Kasusnya Ada Kemungkinan Di-SP3

×

ODGJ Pembakar Masjid di Garut Sudah Ditangani RSJ, Kasusnya Ada Kemungkinan Di-SP3

Sebarkan artikel ini
Masjid yang dibakar ODGJ di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, sedang dibersihkan aparat kepolisian. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) pelaku pembakaran masjid di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, sudah diserahkan dan mendapatkan penanganan di rumah sakit jiwa (RSJ) di Bandung.

“Selanjutnya ODGJ itu akan menjalani pemeriksaan terkait status hukumnya. Yang bersangkutan sudah dibawa ke rumah sakit jiwa di Bandung,” kata Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro, kepada wartawan Kamis (26/1/2023).

Ia menuturkan kepolisian sudah melakukan langkah cepat dengan mengamankan pelaku pembakaran masjid di Desa Lembang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Minggu (22/1/2023) malam.

Baca Juga:   Kondisi Pertamanan di Garut Kumuh, Akibat Minimnya Anggaran?

Pelaku inisial E (29) itu, kata Rio, dibawa ke rumah sakit jiwa untuk menjalani perawatan medis, karena berdasarkan keterangan keluarga maupun masyarakat bahwa yang bersangkutan menderita gangguan jiwa.

“Yang bersangkutan memang menderita gangguan jiwa, hasil dari keterangan riwayat dan saksi-saksi,” ujarnya.

Meski kondisinya sudah diketahui ODGJ, kata Rio, jajarannya tetap melakukan proses pemeriksaan dengan melibatkan dokter kejiwaan untuk tahap penyidikan.

Baca Juga:   Penghasilan Berkurang Namun Cicilan Tetap Jalan, Apa yang Bisa Dilakukan?

Jika hasil keterangan dokter kejiwaan yang bersangkutan menderita gangguan jiwa, menurut Kapolres, maka pihaknya akan mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

“Nanti kalau keterangan dari ahli kejiwaan yang bersangkutan gangguan jiwa, maka kita SP3-kan,” tandas Rio.

Ia menyampaikan kepolisian bersama unsur musyawarah pimpinan daerah dan masyarakat setempat melakukan pembersihan material bangunan masjid yang terbakar.

Selanjutnya, kata Kapolres, masjid yang terbakar itu akan diperbaiki secepatnya agar masyarakat dapat menggunakan kembali tempat ibadah tersebut.

Baca Juga:   Desa Otari di Nagano “Taman Alam Tsugaike” Dibuka pada 7 Juni — Salju yang datang terlambat dan Pemandangan Pegunungan Alpen Utara Menunggu

“Jumat (hari ini) kami akan mulai bangun, material sudah dikirimkan, sudah dibersihkan juga,” kata Kapolres.

Hasil pemeriksaan sementara terkait alasan pelaku membakar masjid, karena kedinginan kemudian membakar sesuatu seperti kertas yang ada di dalam masjid. Akibat perbuatannya itu menyebabkan bangunan sampai pada bagian atap masjid itu terbakar. (Ant)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *