Budaya

Surak Ibra dari Garut dan 18 Produk Budaya Jabar Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Takbenda

×

Surak Ibra dari Garut dan 18 Produk Budaya Jabar Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Takbenda

Sebarkan artikel ini
Surak ibra, salah satu kesenian dari Kabupaten Garut. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Surak Ibra, sebuah seni pertunjukan dari Kabupaten Garut dan 18 produk budaya asal Jawa Barat ditetapkan menjadi Warisan Budaya Takbenda tahun 2022 oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Sertifikat penetapan 19 Warisan Budaya Takbenda (WBTb) diterima oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Malam Apresiasi Kebudayaan Indonesia 2022 di kantor Kemendikbud Ristek, Jumat (9/12/2022).

Penetapan melalui serangkaian penilaian oleh Tim Ahli WBTb dan sidang penetapan sampai dihasilkan rekomendasi kepada Mendikbud Ristek untuk ditetapkan.

Baca Juga:   Tata Ruang Kampung Dukuh Garut Masuk Warisan Budaya Takbenda Provinsi Jawa Barat 2024

Jabar menjadi terbanyak kedua penerima sertifikat WBTb setelah Daerah Istimewa Yogyakarta (21 sertifikat). Sementara total sertifikat WBTb yang diserahkan malam itu sebanyak 200 sertifikat dari 32 provinsi. Hingga kini total produk budaya yang sudah ditetapkan sebanyak 1.728 WBTb secara nasional.

Selain penetapan WBTb, pelestari sastra Jabar Ajip Rosidi juga mendapatkan gelar tanda kehormatan dari Presiden RI, yakni Bintang Mahaputera Pratama.

Baca Juga:   SMK Negeri 1 Garut Lakukan Pembelajaran Lewat Media Teleconference

Gelar yang sama juga didapat oleh maestro seni tradisi Sunda Gugum Gumbira (Bintang Jasa Naraya). Gelar dan tanda kehormatan dari Presiden ini diterima oleh masing-masing ahli waris.

Kemendikbud Ristek memberikan pula penghargaan Kategori Pelestari kepada Engkus Ruswana dan berhak mendapatkan pin emas 18 karat seberat 5 gram, piagam penghargaan serta dana apresiasi Rp50 juta.

Baca Juga:   Pembangunan Madrasah Miftahussaadah Garut Sudah Pasang Fondasi

“Ini adalah bukti kehadiran negara dalam menghargai pelaku dan pemberdaya kebudayaan. Kali ini meliputi dua jenis penghargaan, yaitu gelar dan tanda kehormatan dari Presiden, dan penghargaan dari Kemendikbud Ristek,” ujar Mendikbud Ristek Nadiem Makarim melalui siaran pers yang diterima.

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Mixadvert dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *