Berita

Dua Desa di Garut Terpilih dalam Sayembara Desa Digital Provinsi Jabar 2022

×

Dua Desa di Garut Terpilih dalam Sayembara Desa Digital Provinsi Jabar 2022

Sebarkan artikel ini
Potret desa digital di Kabupaten Garut yang terpilih menjadi peserta Sayembara Desa Digital Provinsi Jabar 2022. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Dua desa di Kabupaten Garut, yakni Wanakerta (Kecamatan Cibatu) dan Ngamplangsari (Kecamatan Cilawu), terpilih menjadi peserta Sayembara Desa Digital Tahun 2022 yang digelar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar.

Program Desa Digital sendiri, hadir sebagai upaya mempersempit kesenjangan digital di Jawa Barat. Pengembangan Desa Digital dimulai dengan menghadirkan infrastruktur digital di desa-desa, menjalankan pelatihan literasi digital, membangkitkan daya saing pelaku usaha melalui pelatihan digital marketplace, hingga optimalisasi pemanfaatan internet melalui teknologi Internet of Things (IoT) dan e-commerce untuk tingkatkan produktivitas masyarakat.

Sayembara desa digital ini terbagi menjadi dua kategori yakni Desa Digital Pertanian dan Desa Digital Perikanan, di mana dua desa asal Kabupaten Garut masuk dalam kategori Desa Digital Pertanian.

Baca Juga:   Dorong Kemandirian Ekonomi Lokal, KAI Logistik dan Pemkot Serang Teken MoU Kemitraan Koperasi Merah Putih

Ada 116 desa dari 17 kabupaten dan 1 kota di Jawa Barat yang mendaftar dalam sayembara ini, namun dari total pendaftar hanya 16 desa yang akan dijadikan penerima manfaat sayembara desa digital ini.

Pada proses pemberian informasi dan pendaftarannya, baik Wanakerta maupun Ngamplangsari, keduanya didampingi langsung oleh Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Kabupaten Garut.

Ketua RTIK Garut, Zoel Hilmy, mengatakan digitalisasi desa ini dinilai penting, karena menurutnya akan mempermudah aktivitas di desa, khususnya dalam bidang pertanian dan perikanan.

Baca Juga:   18 Desa di Jabar Dicanangkan sebagai Desa Ramah Pelayanan Publik, dari Garut Desa Apa?

“Karena dalam pertanian sekarang ada e-farming di mana untuk mengurus lahan pertanian bisa menggunakan teknologi, seperti melakukan penyiraman tanaman, lalu mengusir hama, nah terus untuk perikanan seperti memberikan pakan itu sudah bisa menggunakan digitalisasi, untuk perikanan ada e-fishery seperti itu,” katanya, Minggu (24/7/2022).

Dalam program sayembara digital ini, imbuh Zoel, selain mencari desa, Pemprov Jabar juga mencari mitra yang nantinya akan di- matching -kan dengan desa yang terpilih.

“Kemungkinan dari Wanakerta dan Ngamplangsari ini matching gitu ya dengan mitranya, karena untuk Ngamplangsari komoditas pertaniannya itu jagung. Untuk Wanakerta itu lebih komplit, terdapat 6 komoditas kelompok yang diajukan,” ucapnya.

Baca Juga:   1225 Mahasiswa Uniga akan Laksanakan KKN Tematik di 65 Desa di Garut

Zoel menjelaskan, selain dua desa yang terpilih, pihaknya juga mendampingi delapan desa lain di Kabupaten Garut dalam pelaksanaan Sayembara Desa Digital ini. Sehingga ia berharap kedua desa yang terpilih bisa memanfaatkan momentum ini sebaik mungkin.

“(Harapannya) yang pasti dua desa tersebut bisa memanfaatkan momentum ini sebaik mungkin, agar potensi yang mereka miliki khususnya di pertanian dapat berkembang dengan baik itu, dan bisa berkembang lebih baik lagi seperti itu,” tutupnya. (Yan AS)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *