Berita

Sejumlah Desa di Garut Kembangkan Produk Kopi Sebagai Komoditas Unggulan

×

Sejumlah Desa di Garut Kembangkan Produk Kopi Sebagai Komoditas Unggulan

Sebarkan artikel ini
Sejumlah desa di Garut mengembangkan produk kopi. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Sejumlah desa di Kabupaten Garut mengembangkan produk kopi sebagai komoditas unggulan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di desanya.

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Garut Ardhy Firdian, mengatakan beberapa desa, yang wilayahnya memiliki kebun kopi, sudah mengembangkannya menjadi produk usaha unggulan.

“Mereka memiliki potensi yang cukup besar di samping melihat juga bahwa komoditas (kopi) ini memiliki prospek ekonomi yang sangat bagus,” kata dia, Minggu (24/1/2021).

Ardhy menyebutkan desa yang sudah mulai mengembangkan potensi kopi di daerahnya yaitu di Kecamatan Cisurupan, Pasirwangi, Cikajang, Tarogong Kaler, dan Malangbong.

Baca Juga:   Di Garut Kini Tak Ada Lagi Desa Tertinggal, Sebanyak 117 Berkatagori Maju

Pemerintah daerah, kata dia, selama ini terus mendorong pengembangan produksi kopi dari Garut, berikut melakukan pembinaan untuk meningkatkan kualitas kopi mulai dari panen sampai pembentukan kelompok taninya.

“Sebagai pembina komoditas, kita tetap fokus pada upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas biji kopi yang dihasilkan melalui pembinaan di aspek budi daya, pascapanen, serta kelembagaan kelompok taninya,” ujar Ardhy.

Ia menyampaikan saat ini pemerintah desa lebih banyak mengembangkan jenis kopi arabika yang sudah melakukan tahapan pengemasan atau siap jual melalui BUMdes.

Baca Juga:   Empat Desa di Garut Jadi Lokus Pelaksanaan Bimtek Desa Inklusif dan Akuntabilitas Sosial

“Sudah sampai produk kemasan, yang umumnya dikelola bersama dengan BUMDes,” kata Ardhy.

Salah satu desa yang sudah mengembangkan produk kopi unggulan daerahnya yaitu Desa Mekarwangi, Kecamatan Tarogong Kaler.

Kepala Desa Mekarwangi Iwan Sutiawan menyatakan pihaknya melalui BUMdes sedang menggiatkan masyarakat untuk menanam kopi karena memiliki potensi untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi desa.

Pemerintah Desa Mekarwangi, kata dia, menjalin kerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Garut melalui programnya Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) untuk membantu penyebarluasan informasi potensi desa.

Baca Juga:   Rencana Pemkab Garut Bayar Utang Warga ke "Bank Emok" Akan Sulit Dilaksanakan

Selama ini, lanjut Iwan, penjualan kopi yang diproduksi BUMDes Mekarwangi, sudah sampai ke Bali dan diharapkan bisa dikenal luas ke daerah lain melalui bantuan pemerintah daerah.

“Dengan adanya KIM akan sangat bermanfaat bagi kelangsungan promosi dari kopi Mekarwangi dengan merek dagang Mekarwangi Coffee,” katanya. (Ant)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *