Berita

Setelah Dua Tahun Vakum, Semua SD di Cisewu Selenggarakan “Samen” Secara Meriah

×

Setelah Dua Tahun Vakum, Semua SD di Cisewu Selenggarakan “Samen” Secara Meriah

Sebarkan artikel ini
Kegiatan samen di sejumlah SD di Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Setelah vakum selama dua tahun karena adanya pandemi Covid-19, tahun ini semua sekolah dasar (SD) di Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, kembali menyelenggarakan “samen” atau pesta kenaikan kelas dan perpisahan siswa kelas enam secara meriah.

Kordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Cisewu, Agus Rajab, mengatakan pelaksanaan “samen” di 27 SD yang ada di Kecamatan Cisewu itu berlangsung dalam waktu berbeda dari tanggal 16 hingga 24 Juni 2022. Berbagai kreativitas seni siswa dipentaskan dalam acara tersebut.

“Bahkan tidak sedikit sekolah yang sengaja mendatangkan grup seni dari luar untuk menghibur semua yang menghadiri ‘samen’ di sekolahnya, seperti grup dangdut dan seni tradisional bajidoran,” jelas dia, Rabu (22/6/2022).

Baca Juga:   Lakpesdam NU Garut Ajak Kader Hadiri Apel Akbar 3.000 Penggerak NU di Masjid Al Jabar Rancabuaya

Agus menuturkan, kegiatan “samen” yang sudah dilaksanakan di sejumlah SD memang berlangsung cukup meriah. Bukan saja dihadiri para orangtua siswa melainkan juga dihadiri masyarakat umum yang tidak menyekolahkan anaknya di sekolah bersangkutan.

Kegiatan samen di sejumlah SD di Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut. (Foto: Istimewa)

“Selama kegiatan ‘samen’ berlangsung di area sekolah pun dipenuhi oleh pedagang-pedagang musiman yang datang dari sejumlah tempat. Kevakuman kegiatan ‘samen’ selama dua tahun benar-benar telah menimbulkan kerinduan masyarakat untuk menghadiri pesta kenaikan kelas tahun ini,” ujar dia.

Baca Juga:   Beri Pelayanan Cepat, Polres Garut Terjunkan Seluruh Anggotanya Jadi Polisi RW

Agus menyampaikan, pada tahun ini sebanyak 2600 siswa SD di Kecamatan Cisewu mengikuti dan memeriahkan pesta kenaikan kelas dan perpisahan siswa kelas enam di sekolahnya masing-masing. Dari jumlah siswa itu, sebanyak 438 siswa adalah yang akan segera meninggalkan SD-nya karena lulus dari kelas enam. ***

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *