GOSIPGARUT.ID — Sejak diresmikan oleh Wakil Bupati Helmi Budiman pada 28 Februari 2022, Klinik Pakenjeng Medika terus berkontribusi dalam memberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Terutama kepada warga miskin, klinik yang beralamat di Kampung Arinem, Desa Jayamekar, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, ini meluncurkan program yang diberi nama “Jum’at Berkah”.
Di mana, seperti dikatakan Ketua Klinik Pakenjeng Medika — Yusma Yanti, S.Tr.Keb, bagi warga miskin yang berobat pada hari Jum’at bisa membayar seikhlasnya. Kemudian, bagi anak yatim piatu yang dikhitan pada hari Jum’at tidak ditarik biaya alias gratis.
“Kami sangat peduli terhadap kesehatan warga Pakenjeng khususnya dan warga Garut umumnya. Terlebih bagi warga miskin dan kaum duafa, maka kami menyediakan program ‘Jumat Berekah’ yang tujuannya memberikan kemudahan bagi mereka,” ujar Yusma.
Ia memaparkan, bahwa berdirinya klinik yang dikelola bersama suaminya — Herman, SKM, M.Si itu didasari dari keprihatinan dan kepeduliannya mengingat warga Pakenjeng yang terdiri dari 13 desa begitu banyak jumlah dan sulitnya menuju akses kesehatan.

“Untuk itu kami sepakat membuat klinik di Pakenjeng, dengan harapan hadirnya klinik ini minat dan kesadaran masyarakat tumbuh dalam menjaga kesehatan, serta terciptanya masyarakat Pakenjeng yang sehat dan produktif,” tutur Yusma.
“Harapannya banyak ya… Salah satunya yaitu terciptanya warga Pakenjeng yang sehat dan kuat,” sambung dia.
Yusma menjelaskan, untuk memberikan kemudahan dan keringanan akan biaya kesehatan, kini klinik yang dikelola oleh Yayasan Nakataka Berkah Jaya itu sedang menjalani proses kerjasama dengan BPJS sehingga ke depannya semua peserta BPJS di Kecamatan Pakenjeng, Bungbulang, dan Pamulihan bisa berobat dengan menggunakan kartu BPJS di kliniknya.
“Lebih jauh lagi keinginan dan cita-cita kami adalah agar derajat kesehatan masyarakat di Kecamatan Pakenjeng terus meningkat,” pungkas wanita cantik yang berprofesi sebagai bidan itu. ***


.png)











