Berita

Di Cisewu Kini Muncul Gula Batok, Pangsa Pasarnya ke Palembang dan Batam

×

Di Cisewu Kini Muncul Gula Batok, Pangsa Pasarnya ke Palembang dan Batam

Sebarkan artikel ini
Proses pembuatan gula batok dengan berbahan baku nira aren. (Foto: Galih Pawarti)

GOSIPGARUT.ID — Kecamatan Cisewu termasuk penghasil gula aren terbesar di Kabupaten Garut, selain Kecamatan Cihurip. Varian bentuk gula aren pun banyak diproduksi di dua daerah yang masuk wilayah Garut Selatan itu.

Setelah gula aren berbentuk batang (gandu), belakangan para perajin (pembuat) gula aren di Cisewu ramai-ramai memproduksi gula dengan bentuk yang dihaluskan (semut) karena pangsa pasarnya lebih menggiurkan daripada gula gandu.

Tak sampai di situ, kini perajin gula berbahan dasar nira aren itu pun ada yang memproduksi gula varian baru, bernama gula batok karena adanya permintaan pasar juga.

Baca Juga:   Tiga Kades di Cisewu Sambut Gembira Rencana Perbaikan Jalan Pemkab Garut 2026: “Segera Dibangun! Merdeka!”

Salah seorang perajin gula aren di Cisewu, Ade Gunawan menyebutkan, permintaan pasar tersebut datang dari Palembang dan Batam dengan omzet 10 – 15 ton per bulan. Karena itu, terpaksa ia membuat pabrik (tempat pembuatan) gula baru dan lebih banyak merekrut tenaga kerja.

“Untuk pembuatan gula batok, saya sengaja mendirikan lagi satu pabrik gula. Tenaga kerjanya pun lumayan banyak yang direkrut,” papar dia, saat dijumpai di tempat pembuatan gula batok di Desa Pamalayan, Kecamatan Cisewu.

Baca Juga:   Rumah Anggota PKH di Cisewu Terbakar, Dasep Merugi Rp60 Juta

Ade menjelaskan, gula batok banyak diproduksi oleh masyarakat di Palembang dan Batam. Oleh karenanya, permintaan untuk pembuatan gula batok kepada pembuat gula di Cisewu pun cenderung datang dari pengusaha di kedua daerah itu.

“Mereka memintanya untuk mengirimkan langsung ke Palembang dan Batam. Untuk bulan Januari 2022 ini adalah merupakan pengiriman pertama,” jelasnya.

Baca Juga:   Di Rumah Wabup Garut, YAUI dan Iman Care Adakan Opening Ceremony Penyaluran Alqur'an

Menurut Ade, tak ada bedanya antara gula batang, semut, dan batok, baik dari segi rasa maupun bahan dasarnya. Yang membedakan adalah dari pencetakannya, di mana gula batok dicetak oleh batok atau tempurung buah kelapa. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *