GOSIPGARUT.ID — Antusiasme warga Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, untuk mendapatkan vaksinasi massal di puskesmas setempat, Selasa (6/7/2021) mengalami lonjakan tajam. Terbukti banyak warga yang terus berdatangan tidak mendapatkan nomor antrian karena yang mendaftar sudah membludak.
Pendaftaran vaksinasi bagi warga di 11 desa di Kecamatan Cibatu dimulai pukul 07: 00 (pagi) dan dua jam kemudian sudah ditutup, sehingga banyak warga yang terpaksa pulang lagi.
Menurut Babinsa Desa Keresek, Budiman, dan Satpol PP Kecamatan Cibatu, A. Saepudin yang berjaga di lokasi, lonjakan warga terjadi pada Selasa hari ini, padahal sebelumnya antusiasme warga untuk mengikuti vaksinasi masih rendah.
“Lonjakan terjadi hari ini. Sebelumnya, jika target 200 orang per hari, terkadang yang datang hanya 5 orang saja. Antusiasme warga diduga dipicu kesadaran tentang pentingnya menjaga diri dari Covid-19 dengan vaksinasi setelah banyaknya kasus kematian dan sosialisasi ke desa-desa,” terang A. Saepudin.
Sementara pantauan GOSIPGARUT.ID di lokasi, akibat banyaknya warga yang ingin mendapatkan vaksinasi mengakibatkan kerumunan, terutama dilakukan oleh warga yang sedang antre menunggu giliran untuk disuntik vaksin.
Menurut bocoran yang diterima, karena banyaknya warga yang datang, maka waktu pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas Cibatu pun akan diperpanjang hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Semula dijadwalkan tanggal 1 Juli hingga 6 Juli, kini diperpanjang hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Warga Kecamatan Cibatu yang harus divaksin, diperkirakan ada 75 ribuan. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi berapa yang sudah mendapatkan vaksinasi dan berapa lagi yang sedang antre menunggu giliran. Kepala UPT Puskesmas Cibatu yang mesti dikonfirmasi sedang menjalani istirahat akibat sakit. (Respati)



.png)











