oleh

PPKM Diberlakukan di Garut, MRI-ACT Terjun Kirim Bantuan kepada Warga

GOSIPGARUT.ID — Aksi preventif, promotif, dan kuratif yang dilakukan oleh Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) dan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kabupaten Garut gencar dilaksanakan di masa pandemi Covid-19. Pada Sabtu (3/7/2021) mengadakan aksi di Kampung Umbultengah, Desa Jayawaras, Kecamatan Tarogong Kidul.

Kegiatan ini dihadiri oleh Forkopincam Tarogong Kidul di antaranya Camat Doni Rukmana, Komandan Koramil 1111/Tarogong Kapten Inf Dedi Saepuloh, dan Kapolsek Tarogong Kidul Kompol Alit Kadarusman, serta warga sekitar.

Camat Tarogong Kidul mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh MRI-ACT Garut karena kegiatan ini membantu wargannya agar terbebas dari Covid-19.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Garut, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh MRI-ACT kepada warga Kampung Umbultengah dalam penanggulangan Covid-19 di Kecamatan Tarogong Kidul.Semoga dengan aksi ini warga tarogong Kidul bisa hidup sehat dan bebas Covid-19,” ucap Camat Doni Rukmana.

Baca Juga:   50 Prajurit Yonif R 303 Gowes Sepeda dari Cikajang Hingga Santolo

Ia mengimbau kepada warga untuk tetap waspada dengan adanya Covid-19, terutama di masa PPKM yang akan dilaksanakan pada 3 sampai 20 Juli 2021.

Kapolsek Tarogong Kidul juga mengimbau agar warga mematuhi peraturan di masa PPKM Jawa dan Bali ini.

“Dalam masa PPKM ini kepada seluruh warga Tarogong Kidul yang merupakan zona merah agar mematuhi aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Dan jangan takut untuk divaksin karena divaksin akan membuat kita sehat. Jangan percaya berita hoax yang mengatakan vaksin bisa membuat sakit,” tandas dia.

Senada disampaikan Komandan Koramil 1111/ Tarogong Kapten Inf Dedi Saepuloh. Pihaknya mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh MRI-ACT Garut ini, karena ini merupakan salah satu program pencegahan Covid-19 terutama di Tarogong Kidul yang sudah menjadi zona merah.

Sementara itu Head Of Volunteer MRI-ACT Garut, Adi Nugraha, mengatakan bahwa aksi ini adalah bentuk responsif dari aduan masyarakat.

Baca Juga:   Belum Terbit Amdal, Revitalisasi Pasar Cikajang Batal Dilaksanakan Tahun 2019

“Pada Jum’at (2/7/2021) tim MRI-ACT Garut mendapatkan aduan dari salah seorang warga Tarogong Kidul yang merupakan relawan Tagana. Ia menceritakan tentang kondisi warga Tarogong Kidul yang menjadi daerah penyekatan, banyak warga yang terdampak tidak bisa usaha dan berdampak kepada perekonomian warga,” terangnya.

“Alhamdulillah pada Sabtu (3/7/2021) tim MRI-ACT Garut langsung meluncur untuk memberikan bantuan kepada warga,” tambah Adi.

Ia menjelaskan, bentuk bantuan yang diberikan kepada warga di antarnya adalah aksi prepentif, kuratif, promotif, dan recovery.

“Dalam kegiatan pencegahan penyebaran Covid-19 tim MRI-ACT Garut melakukan aksi preventif dan promotif agar warga mengetahui bahayanya Covid-19 serta lebih menjaga kesehatan,” kata Adi.

Sementara aksi kuratif, sambung dia, yaitu melakukan penyemprotan cairan disinfektan, pembagian masker dan hand sanitizer, dan aksi recovery memberikan beras wakaf kepada kaum dhuafa, anak yatim dan lansia yang terdampak.

Baca Juga:   Disperindag ESDM Garut Berlakukan WFO di Sektor Esensial dan Kritikal

Adi juga menerangkan aksi MRI-ACT Garut yang sama juga dilakukan di hari sebelumnya di beberpa kecamatan di Kabupaten Garut.

“Acara preventif pencegahan Covid-19 ini bukan yang pertama kali, tapi sudah dilakukan di Kampung Babakan Selaawi, Desa Cimanganten (Kecamatan Tarogong Kaler); Desa Babakan Loa, (Kecamatan Pangatikan); dan Kelurahan Sukamentri (Kecamatan Garut Kota),” ujarnya.

Adi mengatakan, bantuan bukan hanya diberikan kepada warga dhuafa, yatim dan lansia, tapi juga diberikan kepada petugas penyekatan PPKM di Kabupaten Garut.

“Tim MRI-ACT Garut memberikan air minum wakaf bagi petugas yang bekerja di titik penyekatan, seperti di Simpang Lima, Bunderan Suci dan titik lainya. Insya Allah aksi ini akan terus berlanjut agar kasus Covid-19 di Garut menurun,” tutup dia. (Widdia Silpiani)

Komentar

Berita Terkait