Berita

Laskar Garut Mandiri Endus Adanya Penimbunan Obat Covid-19 Oleh Oknum Bidan

×

Laskar Garut Mandiri Endus Adanya Penimbunan Obat Covid-19 Oleh Oknum Bidan

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Penimbunan obat.

GOSIPGARUT.ID — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar Garut Mandiri (Lagam) mengendus adanya dugaan praktik penimbunan obat Covid-19 yang dilakukan oleh oknum bidan yang memborong obat tersebut dari salah satu apotik di Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut.

Ketua Umum LSM Lagam, Yudi Setia Kurniawan, mengatakan dugaan adanya praktik penimbunan obat Covid-19 itu terendus ketika pihaknya melakukan investigasi di sejumlah apotik di Kabupaten Garut terkait dengan kelangkaan obat Covid-19 di pasaran.

“Ketika saya membeli obat antivirus (Covid-19) dan antibiotik sejenis avigan, favivirafir, oseltamivir, dan azyromicin di salah satu apotik di Kecamatan Limbangan, mendapat kabar cukup mencengangkan. Di mana petugas apotikya mengatakan bahwa obat-obat dimaksud selalu habis diborong oleh okunum bidan,” terang dia, dalam keterangan tertulis Minggu (4/7/2021).

Baca Juga:   Sekda Garut Imbau Warga Tidak Terpecah karena Pilihan Politik di Pilkada 2024

Yudi meyakini jika praktik memborong obat Covid-19 yang dilakukan oknum bidan dari salah satu apotik di Kecamatan Limbangan itu merupakan bentuk penimbunan untuk mengeruk keuntungan pribadi. Sayangnya, sambung dia, petugas apotik tidak menyebutkan nama oknum bidan dimaksud.

“Dampak dari praktik penimbunan tersebut obat menjadi langka, juga harganya mahal,” ujar dia.

Baca Juga:   Kantor Imigrasi Hadir di Garut, Warga Tak Perlu Lagi Jauh-jauh Urus Paspor

Oleh karenanya, Yudi meminta aparat penegak hukum untuk mengawasi apotik. Jangan sampai masyarakat yang membutuhkan obat akibat terpapar Covid-19 menjadi korban kelangkaan obat karena diborong oleh para oknum, termasuk oknum bidan. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *