oleh

LKP Lotus Cisewu Dipercaya Kemendikbud Ristek untuk Didik Calon Wirausaha Muda

GOSIPGARUT.ID — Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Lotus di Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, dipercaya oleh Direktorat Kursus dan Pelatihan Dirjen Vokasi Kemendikbud Ristek Republik Indonesia untuk mendidik dan membina calon wirausaha muda usia 15 sampai 25 tahun.

Banyaknya calon wirausaha muda yang akan dididik itu mencapai 20 orang. Mereka adalah remaja yang sudah tidak sekolah, tidak bekerja, dan tidak kuliah, serta merupakan warga Kecamatan Cisewu.

Camat Cisewu, Hery, S.PKP menyambut baik dengan diselenggarakan program tersebut, dan merasa bangga karena salah satu LPK di Cisewu dipercaya Kemendikbud Ristek untuk menjalankan programnya.

Baca Juga:   Datang ke Garut, BNPT Dorong Generasi Muda Cegah Radikalisme

“Kami merasa bangga karena ada salah satu LPK di Cisewu yang dipercaya Kemendikbud Ristek untuk menyelenggarakan program cukup baik ini. Selamat kepada LKP Lotus karena meski jauh dari perkotaan, LKP ini mampu bersaing dengan LKP di seluruh Indonesia dengan eksistensinya dan sudah akreditasi B nasional,” kata dia pada acara pembukaan program pendidikan kecakapan wirausaha (PKW) keterampilan: teknisi komputer, Kamis (24/06/2021).

Baca Juga:   Santriwati di Garut Ini Berjuang untuk Hafalkan 30 Juz Al Quran dalam 1,5 Bulan
Kabid PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Garut,
H. Mohammad Yusuf, dalam pembukaan program PKW LKP Lotus Cisewu. (Foto: Istimewa)

Hery menuturkan, di masa pandemi Covid-19 pembelajaran kursus dan pelatihan harus dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat. Dan untungnya pihak pengelola dari LKP Lotus sudah siap melaksanakannya. Pihaknya meminta jangan sampai ada kluster baru pada acara kegiatan tersebut yang disebabkan oleh abainya penyelenggara dalam menerapkan prokes.

Selain Camat Cisewu, hadir dalam pambukaan program PKW itu juga Kabid PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Garut,
H. Mohammad Yusuf.

Baca Juga:   Empat Warga Thailand Jadi Mahasiswa Fakultas Kewirausahaan Uniga

Dalam sabutannya ia mengatakan, LKP Lotus melaksanakan kegiatan PKW selama 2,5 bulan. Diharapkan peserta didik dapat berwirausaha setelah mengikuti pembelajaran, dengan dibekali modal berupa alat service komputer.

“Saya titip kepada LKP Lotus dapat menjalankan program sesuai petunjuk teknis (juknis) karena sekarang pengawasannya real time, bisa dipantau setiap saat dari Jakarta,” ujar Mohammad Yusuf. ***

Komentar