oleh

Jalani Penangguhan Penahanan, Kades di Garut yang Terdakwa Korupsi Menghilang

GOSIPGARUT.ID — ES, Kepala Desa (Kades) Karyajaya, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, menghilang. Padahal, ia yang merupakan terdakwa kasus korupsi tengah mendapatkan penangguhan penahanan dari pengadilan.

Demikian diungkapkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut Sugeng Hariadi. “Didatangi ke rumah terdakwa di Kecamatan Bayongbong, namun rumahnya dalam keadaan kosong,” kata dia.

Sugeng menuturkan, terdakwa inisial ES tersandung kasus tindak pidana korupsi anggaran dana desa yang menimbulkan kerugian uang negara mencapai Rp400 juta lebih.

Terdakwa mendapatkan penangguhan penahanan oleh Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Bandung dengan jaminan istrinya, namun istrinya saat ini juga tidak diketahui keberadaannya.

Baca Juga:   Bayar Jaminan Rp100 Juta, Penahanan Terdakwa Kasus Korupsi Dana Desa di Garut Ditangguhkan

Sejak penangguhan itu, kata Sugeng, terdakwa tidak menghadiri persidangan, hingga pengadilan menjatuhi hukuman enam tahun penjara atas ketidakhadirannya dalam setiap persidangan.

“Untuk Kades Karyajaya, Bayongbong sudah vonis dengan putusan in absensia (tanpa kehadiran terdakwa) dengan putusan enam tahun penjara,” katanya lagi.

Sugeng menyatakan, jajarannya belum dapat mengeksekusi terdakwa karena masih menunggu langkah terdakwa terkait putusan pengadilan tersebut.

Baca Juga:   Garut dan Dua Daerah di Jabar Terindikasi Lakukan Pelanggaran PPDB

Kejaksaan, kata Sugeng, sudah berupaya melakukan pemanggilan terhadap terdakwa maupun istrinya, namun hingga saat ini tim Kejaksaan Negeri Garut belum mengetahui keberadaannya dan masih mencari keduanya.

“Suaminya tidak ada, istrinya juga pasti kami kejar, karena dia penjamin,” ujarnya. (Ant)

Komentar

Berita Terkait