oleh

Legislator Senayan Sebut Garut Miliki Segudang Cerita yang Bisa Dijadikan Film

GOSIPGARUT.ID — Legislator di Senayan asal Dapil Garut dan Tasikmalaya, Ferdiansyah, SE, MM, mengatakan Kabupaten Garut memiliki segudang cerita yang bisa dijadikan film. Cerita tersebut tidak saja jadi tontonan namun bisa jadi tuntunan karena media film bisa menjadi media budaya yang sangat besar pengaruhnya.

“Produksi film Garut sangat potensial karena jumlah penduduk banyak. Ini bisa membuka ketenagakerjaan, dan penonton pun bisa naik,” kata anggota anggota Komisi X itu pada acara diskusi dan pemutaran film pendek dalam rangka memperingati Hari Film Nasional di Ballroom Fave Hotel Garut, Senin (5/4/2021).

Menurut Ferdiansyah, di Garut banyak potensi yang bisa diangkat menjadi sebuah karya film. Bisa cerita sejarah, cerita budaya maupun cerita perjalanan hidup (human interest) yang tidak hanya menjadi tontonan namun juga bisa menjadi tuntunan.

“Diharapkan pemerintah bisa membantu dengan memberikan teknik yang mudah dan cepat karena film disukai rata-rata yang memiliki durasi 30 menit – 40 menit,” ujar anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI dan Sekretaris FPG MPR RI ini.

Baca Juga:   Wagub Jabar Beri Arahan dan Bimbingan Pra-Manasik Haji di Garut

Saat ini, terang magister program doktoral di bidang Manajemen Pendidikan tersebut, di Indonesia masih kekurangan produksi film anak. Diharapkan, komunitas pembuat film bisa memproduksi film anak.

Sebagaimana diketahui, Wakil Ketua Bidang Umum FPG DPR RI ini sudah lima kali terpilih menjadi legislator di Senayan dari daerah pemilihan Kabupaten Garut, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya. Ia memiliki perhatian serius di bidang pendidikan dan pariwisata.

Baca Juga:   Kasus Covid-19 Masih Dinamis, Belajar Tatap Muka di Garut Belum Bisa Dilaksanakan

Termasuk memperjuangkan dan merealisasikan bantuan dari pusat untuk lembaga pendidikan, perpustakaan sekolah/madrasah, perpustakaan desa, pendidikan agama dan keagamaan, serta kegiatan pemuda dan olahraga.

Acara diskusi dan pemutaran film pendek digelar oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun anggaran 2021. Diikuti beberapa unsur perfilman dan komunitas pembuat film, Disparbud Garut, dan perwakilan siswa SMA/SMK dengan menjalankan protokol kesehatan sangat ketat. (Ai Respati)

Baca Juga:   Wakil Ketua Komisi V DPR RI Beri Bantuan Bus Sekolah kepada Uniga

Komentar

Berita Terkait