Peristiwa

Nelayan Asal Garut Ditemukan Tewas, Terseret 500 Meter dari Lokasi Tenggelam

×

Nelayan Asal Garut Ditemukan Tewas, Terseret 500 Meter dari Lokasi Tenggelam

Sebarkan artikel ini
Tim SAR gabungan menemukan Erik (35) nelayan asal Garut yang tenggelam di Pantai Cigebang, Cianjur Selatan, Sabtu (14/11/2020) sekitar pukul 16.00 WIB. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Tim SAR gabungan menemukan Erik (35) nelayan asal Garut yang tenggelam di Pantai Cigebang, Kecamatan Cidaun, Cianjur Selatan, Sabtu (14/11/2020) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah S.Sos menyebutkan korban bernama Riki alias Erik (35) ditemukan meninggal sejauh 500 meter dari lokasi kejadian awal.

“Pukul 16.30 WIB korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Cidaun, dengan ditemukannya korban maka operasi SAR ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat di kembalikan ke satuannya masing masing,” kata Deden.

Diberitakan sebelumnya, Nahas menimpa seorang nelayan yang mencari ikan dengan menggunakan ban dalam bekas di Pantai Cigebang. Ban yang ditumpangi Erik (45) warga Kampung Bojong RT 03/02, Desa Purbayani, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, ini gembos hingga ia terhempas ombak ke lautan. Hingga kini jasadnya belum diketemukan.

Baca Juga:   Rumah Semi Permanen di Cibatu Garut Hangus Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Basarnas menerima info pukul 07.20 WIB dari Kapolsek Cidaun Iptu Sumardi terkait satu orang yang dilaporkan tenggelam di Pantai Cigebang Desa Karangwangi, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur.

Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansah mengatakan korban dilaporkan tenggelam pada Kamis (12/11/2020) pukul 16.00 WIB. Saat itu korban tengah mencari ikan bersama 3 rekannya menggunakan ban dalam mobil di pantai Cigebang menuju ke arah tengah laut.

Lalu pada pukul 17.30 WIB teman korban hanya melihat ban dalam terapung di tengah laut. Korban diduga terhempas ombak dan telepas dari pelampung ban dalamnya, korban hingga saat ini belum ditemukan dan masih dalam pencarian.

Baca Juga:   BJB Berikan Bantuan kepada Pengungsi Bencana Longsor di Cisewu dan Talegong

“Personel Kantor SAR Bandung berangkat menuju lokasi kejadian pada pukul 07.40 WIB untuk melakukan pencarian,” ujar Deden.

Kapolsek Cidaun Iptu Sumardi SH membenarkan adanya kecelakaan laut yang menimpa satu orang nelayan yang menggunakan bekas ban dalam untuk mencari ikan.

“Dugaan sementara ban dalam tersebut terkena tusuk alat pancing sehingga nan gembos tidak bisa ditumpangin dan korban terhantam ombak hingga terlepas dari ban terbawa arus ombak,” ujarnya.

Seorang saksi Adin (22) mengatakan, ia tak mengetahui persis kejadiannya namun saat menoleh ke belakang temannya sudah tak ada.

Baca Juga:   Sepulang dari Masjid, Warga Cibatu Temukan Bayi Terbungkus Handuk di Depan Pintu Gerbang Rumah

“Saat menengok ke belakang korban sudah tidak ada muncul lagi ke permukaan , cuman yang terlihat tinggal perahu ban dan alat dayung yaitu piring plastik,” katanya.

Kapolsek mengatakan, anggota yang terjun melakukan pencarian adalah 5 personel anggota Polsek, Basarnas 10 Orang, Retana 5 orang dan dibantu warga.

“Hinga hari kedua, jasad korban belum ditemukan kami bersama Basarnas terus menyisir melakukan pencarian jasad korban, minta doanya supaya jasad korban segera diketemukan,” katanya. (Trbn)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *