GOSIPGARUT.ID — Dinas Sosial (Dinsos) bersama Perum Bulog Gudang Garut, melalui mitra CV. Zidan Putra, Rabu (7/10/2020) menyerahkan BSB (Bantuan Sosial Beras) bagi 2118 kelompok penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Pameungpeuk.
Launching penyerahan BSB dilaksanakan di Gudang Mitra Bulog di Desa Paas, Kecamatan Pameungpeuk, Garut Selatan, disaksikan Forkopimcam, pendamping PKH, dan perwakilan KPM setempat.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut,Ade Hendarsyah menyatakan, wilayah Kabupaten Garut bagian Selatan memiliki tofograpi wilayah yang cukup sulit dilalui kendaraan sehingga proses penyaluran BSB harus betul-betul diperhitungkan. Waktu tempuh dari gudang ke lokasi penerima BSB harus betul-betul diperhatikan agar tidak terjadi kerumunan massa menunggu datangnya BSB.
“Saat ini kan masih dalam situasi pandemi, jangan sampai ada kerumunan massa yang menunggu datangnya bantuan. Jadi harus diperhatikan waktu tempuh dan KPM tidak lama menunggu,” ujar dia, Rabu (7/10/2020).
Ade menjelaskan, penyaluran BSB di Kabupaten Garut umumnya berjalan lancar. Beberapa kendala seperti teknis penyaluran BSB karena jauhnya jarak dari gudang ke lokasi dan KPM yang belum memahami bahwa BSB menggunakan beras medium, bisa diselesaikan secara baik.
“Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar dan kita targetkan penyaluran BSB selesai pada bulan Oktober ini. Kami minta gudang yang menjadi mitra Bulog dalam penyaluran BSB selalu standbye dan memastikan BSB sampai ke KPM PKH dengan aman. Jika ada komplain baik kwalitas maupun kwantitas diusahakan masih di gudang agar proses penukaran beras tidak memakan waktu lagi,” katanya.
Bantuan Sosial Beras bagi 140.778 kelompok penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Garut sebagai jaring pengaman sosial untuk membantu pemenuhan kebutuhan hidup KPM PKH di masa pandemi sebagai bentuk kewajiban negara yang harus hadir membantu masyarakat. (Respati)



.png)











