Berita

Kades Nyalindung Kebingungan Droping Beras Bantuan dari Bulog untuk Penerima BST Tekor

×

Kades Nyalindung Kebingungan Droping Beras Bantuan dari Bulog untuk Penerima BST Tekor

Sebarkan artikel ini
Beras di gudang Bulog. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Kepala Desa (Kades) Nyalindung, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Agus Ruspandi, mengaku kebingungan ketika mendapat tugas dari Bulog untuk menyalurkan bantuan beras kepada warganya sebagai penerima bantuan sosial tunai (BST) dari Kementerian Sosial.

Pasalnya, volume beras yang didrop pihak PT Pos pada Jumat (30/7/2021) itu kondisinya tekor alias kurang. Seharusnya, jumlah beras untuk 292 keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Nyalindung sebanyak 2.920 kilogram, sementara faktanya berkurang 60 kilogram atau hanya 2.860 kilogram.

“Mau tidak bingung bagaimana coba kalau jumlah bantuannya kurang dari seharusnya. Nanti, untuk enam KPM yang alokasi bantuan berasnya tidak ada akan protes kepada kami, mengapa yang lain mendapat bantuan, sedangkan yang enam KPM tidak,” keluh Agus, saat dihubungi Jumat (30/7/2021) sore.

Baca Juga:   Di Garut, Bantuan Beras 10 Kg Tiap Keluarga Mulai Disalurkan kepada 296.885 KPM

Ia menjelaskan, bantuan beras untuk penerima BST di Desa Nyalindung tiba di kantor desa setempat pada Jumat siang. Pengiriman (droping)-nya dilakukan oleh petugas PT Pos namun menggunakan armada dari Gudang Bulog Garut.

“Jumlah KPM BST di Desa Nyalindung sebanyak 292. Pada Kamis (29/7/2021) kemarin, seluruh KPM itu telah menerima BST berupa uang masing-masing sebesar Rp600 ribu. Nah, hari ini KPM tersebut menerima bantuan tambahan berupa beras yang masing-masing 10 kilogram,” kata Agus.

Baca Juga:   Inilah Alasan Pebisnis Modern Beralih ke Akuntansi Berbasis Cloud

Namun, lanjut dia, ketika bantuan beras diterima olehnya dari petugas PT Pos ternyata jumlahnya tekor 60 kilogram. Dengan begitu, rencana penyaluran beras kepada KPM yang akan dilakukan pada Sabtu besok, terpaksa dibatalkan dan diundur sampai ada penambahan beras untuk enam KPM.

“Saya sudah membuat berita acara bahwa volume bantuan beras itu kurang dari seharusnya. Saya pun telah meminta kepada petugas yang mengantar untuk segera melaporkan kepada pihak Bulog soal kekurangan tersebut, dan segera menambah kekurangannya,” tandas Agus.

Baca Juga:   Dikeroyok Keponakan, Seorang Ibu Rumah Tangga di Cisewu dalam Kondisi Kritis

Ia mengaku tidak mengetahui penyebannya kenapa volume beras bantuan KPM BST ke desanya itu sampai kurang. Namun bocoran yang didapat GOSIPGARUT.ID dari sumber terpercaya, bahwa kekurangan sudah terjadi sejak dari Gudang Bulog Garut.

Salah seorang petugas di Gudang Bulog Garut yang dikonfirmasi soal kekurangan tersebut tidak menjawab pesan Watsapp yang dikirim kepadanya. Hal serupa juga dilakukan Kepala Gudang Bulog Garut, Trian Hidayat. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *