oleh

Radio Rasi FM, Alternatif Jitu Fasilitas Pembelajaran Jarak Jauh di Cisewu

GOSIPGARUT.ID — Masa pandemi Covid-19 tak ada alasan untuk tidak melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) kendatipun hampir di semua tingkatan pendidikan di Kabupaten Garut, belajar secara tatap muka belum bisa dilaksanakan.

Bagi warga Kecamatan Cisewu, ada alternatif lain dalam melaksanakan KBM di masa darurat ini, yakni penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh melalui siaran di salah satu statsiun radio komunitas.

Seperti diakui Asep Bahrul Anwar, Kepala SMP IT Purnama Cisewu, dirinya sengaja memilih radio komunitas Rasi FM sebagai sarana dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar bagi peserta didiknya.

“Hal ini kami lakukan sebagai alternatif lain dalam memberikan ilmu kepada siswa, mengingat pembelajaran secara tatap muka belum dapat kita laksanakan, sedangkan pendidikan harus tetap berlangsung,” kata dia, Jum’at (18/9/2020)

Baca Juga:   Kasus Positif Covid-19 Bertambah, Karantina Satu Kampung di Selaawi Garut Diperpanjang

Menurut Asep, memilih Radio Rasi karena dapat menjangkau hampir semua wilayah di mana peserta didiknya berada.

“Bukannya kita tidak melaksanakan pembelajaran menggunakan jaringan internet seperti zoom meeting atau sejenis webinar, ini kami lakukan lantaran tidak semua wilayah dapat terjangkau jaringan internet. Selain itu sebagian siswa tidak memiliki alat penerimanya seperti HP,” paparnya.

Hal yang sama dilakukan Randi Hayatul Husna, pengelola lembaga kursus dan pelatihan komputer, Lotus. Ia juga memanfaatkan Radio Rasi sebagai tempat untuk melaksanakan kursus dan pelatihan jarak jauh bagi peserta didiknya.

“Dalam menyampaikan materi yang ada di Lotus, kami seminggu sekali ikut bersiaran di Radio Rasi. Kebetulan di radio ini kita bisa memakai dua cara, yaitu melalui siaran radio FM dan di saat ada materi praktek dapat mengguna streaming fanspage Faceebook-nya Rasi yang dapat dilihat secara langsung oleh peserta pelatihan,” ujarnya.

Baca Juga:   Balon Petahana Optimis Menangkan Pilihan Kepala Desa Panggalih

Pengelola radio komunitas Rasi FM, Latief Rochyana membenarkan kalau selama ini radionya digunakan untuk proses pembelajaran jarak jauh oleh sejumlah lembaga pendidikan.

“Berangkat dari keprihatin atas pandemi Covid-19 ini, di mana para pelaku pendidikan — khususnya di Kecamatan Cisewu — tidak bisa melaksanakan KBM secara tatap muka, maka kami sepakat untuk menjadikan Radio Rasi sebagai fasilitas alternatif dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh,” katanya.

Baca Juga:   Semua Wilayah di Garut Selatan Bisa Sekolah Tatap Muka, Kenapa Cisewu Tidak?

Meski dengan sarana sederhana yang dimilikinya, namun Latief berharap, radionya menjadi solusi jitu di tengah sebagian warga (siswa) di Cisewu ada yang kesulitan mengakses informasi.

Disinggung biaya operasional siaran di Rasi FM, Latief mengaku kalau radio komunitas yang dipimpinnya tidak pernah menargetkan hal itu.

“Sebagai bagian dari radio komunitas, adalah kewajiban kami untuk membantu masyarakat maupun pemerintah dan lembaga lainnya dalam menyebarluaskan informasi yang harus disampaikan kepada khalayak,” sebut dia.

Apalagi, tambah Latief, ini berkaitan dengan peningkatan pendidikan. Jadi, kalau ditanya masalah biaya operasional siaran, pihaknya tidak pernah mematoknya. Sebab radio yang dikelolanya bukan radio yang bersifat komersial. ***

Komentar

Berita Terkait