GOSIPGARUT.ID — Persigar Garut memastikan langkah ke babak 16 besar Liga 4 Piala Presiden 2026 setelah menahan imbang Persepam Pamekasan dengan skor 0-0 pada pertandingan babak 32 besar nasional di Stadion Cakrawala Universitas Negeri Malang, Kota Malang, Selasa (16/6/2026).
Ketua Umum Persigar Garut, Rudy Gunawan, menyebut hasil tersebut menjadi modal berharga bagi tim untuk melangkah lebih jauh. Menurut dia, keberhasilan menahan Persepam yang berstatus juara Jawa Timur menunjukkan bahwa Persigar mampu bersaing dengan tim-tim terbaik di putaran nasional.
“Jadi kita insya Allah di 16 besar, kita menuju ke 8 besar, karena hari ini kita melawan yang paling tangguh yaitu Persepam. Ini adalah juara Jawa Timur dan kita mampu menahan imbang. Ini jadi modal seperti yang dikatakan Pak Bupati,” ujar Rudy usai pertandingan.
Rudy menilai pencapaian Persigar tidak terlepas dari kekompakan seluruh elemen yang selama ini memberikan dukungan kepada tim, mulai dari Pemerintah Kabupaten Garut, KONI Kabupaten Garut, Dispora, hingga masyarakat Garut yang terus mengawal perjuangan tim di tingkat nasional.
Menurut dia, sinergi antara manajemen tim dan pemerintah daerah telah menjadi kekuatan tambahan yang mampu membangkitkan motivasi para pemain di setiap pertandingan.
“Kebersamaan antara Persigar, Pemkab Garut, KONI, dan Dispora menjadi energi bagi para atlet untuk terus berjuang membawa nama baik Garut di tingkat nasional,” katanya.
Atas capaian tersebut, Rudy juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Garut beserta jajaran pemerintah daerah yang dinilainya terus memberikan perhatian terhadap perkembangan sepak bola Garut.
Sementara itu, Pelatih Persigar Garut, Asep Angga, mengatakan timnya tidak memiliki banyak waktu untuk beristirahat sebelum menghadapi babak 16 besar. Karena itu, fokus utama tim pelatih saat ini adalah memulihkan kondisi fisik pemain sekaligus melakukan evaluasi terhadap aspek taktik dan strategi permainan.
“Kita ada waktu tiga hari. Kita akan kick off di 16 besar pada hari Sabtu atau Minggu. Kalau informasi terakhir rencananya di Solo, terpusat di Solo untuk 16 besar itu,” kata Asep.
Ia menjelaskan, padatnya jadwal pertandingan menuntut seluruh pemain menjaga kondisi fisik agar tetap prima. Selain recovery, tim pelatih juga akan melakukan pembenahan pada sejumlah skema permainan untuk meningkatkan performa tim pada fase berikutnya.
Meski menghadapi tantangan yang tidak ringan, Asep optimistis Persigar mampu tampil kompetitif di babak 16 besar. Ia berharap dukungan seluruh masyarakat Garut terus mengalir demi menambah semangat juang para pemain.
“Kami merasa percaya diri dan akan berjuang semaksimal mungkin untuk mengharumkan nama baik Kabupaten Garut,” ujarnya. ***



.png)

















