Berita

Hari Ini Berakhir, Pemkab Garut tidak Perpanjang PSBB Cegah Covid-19

×

Hari Ini Berakhir, Pemkab Garut tidak Perpanjang PSBB Cegah Covid-19

Sebarkan artikel ini
Pusat keramaian Garut dipenuhi warga meski tengah diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). (Foto: Anggi Febriana)

GOSIPGARUT.ID — Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Garut, hari ini (Selasa, 19 Mei 2020) berakhir, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sempat berencana tidak memperpanjangnya. Meski begitu, prosedur penanganan penyebaran wabah Covid-19 tetap akan diberlakukan.

“Kami di Garut sudah selesai (PSBB) besok (Selasa). Setelah besok, tetap ada protokol kesehatan,” kata Bupati Rudy Gunawan kepada wartawan di Garut, Senin (18/5/2020).

Ia menuturkan, PSBB provinsi di Garut dilaksanakan selama 14 hari mulai 6 sampai 19 Mei 2020 dengan aturan yang diterapkan seperti pemeriksaan pendatang di perbatasan kota dan wajib menggunakan masker.

Baca Juga:   Legislator Jabar Sayangkan Penanganan Dokumen Aset Pemerintah yang Terdampak Banjir Garut

Pemkab Garut, kata Rudy, tidak akan mengajukan perpanjangan PSBB ke Pemerintah Provinsi Jabar. Pihaknya hanya akan menindaklanjuti dari PSBB itu dengan mengimbau masyarakat untuk lebih patuh menjaga jarak, menghindari kerumunan orang, dan aturan lainnya.

“Pemkab Garut tetap akan melakukan check point, penanganan ODP hingga positif, dan tetap melakukan rapid test,” ujarnya.

Baca Juga:   Jabar Segera Miliki Mobile Combat Covid-19, Dinilai Bisa Sokong Target 3T

Rudy mengungkapkan, selama penerapan PSBB di Garut berlangsung lancar, bahkan ekonomi masyarakat juga tidak terlalu terganggu. Terbukti masyarakat masih beraktivitas belanja memenuhi kebutuhan hari raya Idul Fitri. “Ekonomi bagus, mereka bisa beli baju lebaran,” klaimnya.

Sementara itu, selama pelaksanaan PSBB di Garut sejumlah ruas jalan khususnya perbatasan kota disiagakan pos pemeriksaan kesehatan bagi warga yang datang dari luar kota.

Selain itu, petugas juga menutup jalan utama di perkotaan Garut untuk menghindari keramaian orang, bahkan Pemkab Garut juga menggelar rapid test secara massal di sejumlah tempat untuk mendeteksi penyebaran wabah Covid-19.

Baca Juga:   Subuh di Pasirwangi: 300 Kg Kentang Raib, Pencuri 34 Tahun Disergap Polisi

Meski diberlakukan PSBB, kerumunan orang masih terjadi di kawasan perkotaan Garut. Masyarakat masih terlihat tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. (ROL)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *