oleh

Saat Pandemi Covid-19, Pengumpulan ZIS di Garut Meningkat

GOSIPGARUT.ID — Pandemi Covid-19 sungguh telah menghantam kegiatan usaha sejumlah lembaga bisnis di Kabupaten Garut. Dampaknya, banyak lembaga bisnis, mulai dari yang berskala kecil, menengah, sampai besar, nyaris bangkrut karena dihantam virus mematikan itu.

Namun berbeda dengan lembaga bisnis itu, pengumpulan dana zakat, infaq dan sodaqoh (ZIS) oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut, justru mengalami peningkatan signifikan selama periode Maret-Mei 2020.

Sebab, menurut Ketua Baznas Garut, H. Rd. Aas Kosasih, pengumpulan dana ZIS yang dilakukan pihaknya berorientasi pada pengumpulan ZIS dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang cenderung tidak menemui kendala dalam pelaksanaannya.

”Karena Garut ini orientasinya kepada ASN, sampai hari ini pengumpulan stabil, bahkan ada kenaikan, sehingga untuk pendistribusian selama satu sampai dua bulan ini sekitar Rp1,2 miliar,” ujar dia.

Baca Juga:   Satu Kampung di Garut Bakal Diisolasi Menyusul Kasus Pasien Corona Meninggal

“Kalau tahun lalu tidak sebesar itu, tahun ini kenaikannya signifikan,” tambah Aas Kosasih, saat menerima nantuan 50 paket sembako dari Bank Jabar Banten (BJB) KCP Garut, di Kantor Baznas, Jalan Pramuka, Kamis (14/05/2020)) kemarin.

Ia menambahkan, selain mengandalkan pengumpulan zakat dari ASN, dari masyarakat pun mulai banyak yang menitipkan ZIS-nya ke Baznas Garut. Karena itu, kini ia tengah merancang program bersama pengurus Baznas lainnya, untuk penyaluran dana pada bulan Juni 2020.

Baca Juga:   Jalan Tol Cileunyi - Garut - Tasikmalaya - Banjar Tahap Penentuan Lokasi

”Ya kita tengah merancang program apa untuk bulan Juni nanti. Sebab saat audit Syariah, Baznas itu tidak boleh menyimpan dana lebih dari 25 hari, karenanya harus segera disalurkan,” ujar Aas.

Ia menjelaskan, total dana yang sudah disalurkan kepada berbagai pihak yang berhak menerima ZIS dari Januari hingga Mei 2020, mencapai Rp3,5 miliar, hampir sama dengan total pengumpulanya.

Baca Juga:   Duh, Harga Cabai di Pasar Induk Guntur Garut Naik 100 Persen

Sementara total pengumpulan zakat dari ASN di lingkumgan Pemkab Garut, setiap bulannya sekitar Rp750 juta. “Untuk Idul Fitri sekarang ini, Baznas Garut juga menerima titipan zakat fitrah, baik dalam bentuk beras atau uang. Untuk beras perkilonya dihargai Rp12.000, jadi per muzaki sebesar Rp30.000,” kata Aas. (Yuyus)

Komentar

Berita Terkait