Peristiwa

Perahu Terempas Ombak di Cianjur, Jasad Nelayan Ditemukan di Garut

×

Perahu Terempas Ombak di Cianjur, Jasad Nelayan Ditemukan di Garut

Sebarkan artikel ini
Perahu yang ditumpangi korban Suharto patah menjadi dua bagian seteah diterjang ombak setinggi 4 meter di perairan Jayanti, Cidaun, Cianjur. (Foto: Humas Basarnas Bandung)

GOSIPGARUT.ID — Jasad Suharto (30), nelayan yang hilang setelah perahunya terempas ombak saat melaut di perairan Jayanti, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, ditemukan meninggal dunia di Muara Cilayu, Rancabuaya, Kabupaten Garut, Selasa (5/5/2020) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kepala Kantor Search and Rescue (SAR) atau Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung Deden Ridwansah mengatakan, menyebutkan tim SAR gabungan menerima informasi penemuan mayat korban oleh nelayan di sekitar Muara Cilayu, Rancabuaya sekitar pukul 17.00 WIB.

Deden mengatakan, jarak antara lokasi penemuan Muara Cilayu, Rancabuaya dengan tempat kejadian korban tenggelam di perairan Jayanti, Kabupaten Cianjur sekitar 15 kilometer arah timur.

Baca Juga:   Diduga Dipicu Ledakan Korek Gas, Rumah Panggung di Limbangan Garut Hangus Terbakar

“Tim SAR gabungan lalu meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi. Setelah itu, jasad korban dibawa ke Puskesmas Cidaun untuk dilakukan identifikasi,” kata Deden dalam rilis yang disampaikan Humas Basarnas Bandung.

Pihak keluarga korban, ujar Deden, telah mengonfirmasi bahwa jasad yang ditemukan merupakan Suharto. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

“Dengan telah ditemukannya korban Suharto, operasi SAR ditutup. Unsur SAR yang terlibat dalam operasi antara lain Basarnas Bandung, Polsek Cidaun, Damkar Kabupaten Cianjur, Retana, Tagana, Scout Rescue, aparat Desa Sukapura, dan nelayan setempat,” ujar dia.

Baca Juga:   450 Ribu KK Kurang Mampu di Garut Akan Terakomodir Bantuan Pemerintah

Deden menuturkan, berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur peristiwa tenggelam dan hilangnya Suharto terjadi pada Minggu 3 Mei 2020 dini hari.

Kapal nelayan Putra Tunggal yang ditumpangi korban Suharto bersama rekannya Sidiq (30), terempas ombak di perairan Pantai Jayanti, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur. Saat kejadian ketinggian ombak mencapai 4 meter.

Baca Juga:   Tebing Setinggi 500 Meter Ambruk, Belasan Ha Lahan Sawah di Cisewu Tertimbun Tanah

Lantaran diterjang ombak, kapal yang dinaiki korban terbalik. Korban Sidik (30) berhasil menyelamatkan diri dan ditemukan warga terdampar di bibir pantai Jayanti pada Minggu (3/5/2020) sekitar pukul 07.00 WIB. Sedangkan korban Suharto hilang.

“Kedua korban melaut dari Ujung Genteng Sukabumi hingga Perairan Jayanti, Kecamatan Cidaun, Kabupaten cianjur,” tutur Deden. (Sndn)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *