Berita

Sampah Menumpuk di Jalan Cibatu-Cihuni, Bau Busuknya Ganggu Kenyamanan Warga

×

Sampah Menumpuk di Jalan Cibatu-Cihuni, Bau Busuknya Ganggu Kenyamanan Warga

Sebarkan artikel ini
Tumpukan sampah di pinggir jalan Cibatu - Cihuni, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut. (Foto: Ai Respati)

GOSIPGARUT.ID — Sampah tampak menumpuk di pinggir jalan Cibatu – Cihuni, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut. Sampah tersebut menyebarkan bau busuk dan mengundang banyak lalat sehingga mengganggu kenyamanan warga, terutama pengguna jalan.

Kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya nampak masih rendah. Buktinya, pada Sabtu (25/4/2020) seorang pengendara sepeda motor yang berboncengan dengan seorang ibu-ibu tampak lewat sambil melempar kantong keresek berisi sampah ke pinggir jalan.

Saat ditegur, pengendara sepeda motor itu langsung tancap gas seraya tanpa merasa bersalah atas apa yang telah dilakukannya.

Baca Juga:   Warga Sindangprabu Garut Tak Pernah Kesulitan Air Sekalipun Kemarau Panjang, Inilah Musababnya

Agus (56), warga sekitar, menuturkan, sampah di jalan Cibatu-Cihuni biasanya dibuang oleh orang yang lewat menggunakan kendaraan bermotor. Tidak adanya bak penampungan sampah membuat sampah berserakan ke pinggir jalan. Jika hujan deras sampah pun tergerus air ke sawah dan selokan.

“Yang buang sampah bukan warga di sekitar sini Jalur ini kan bukan pemukiman warga juga tidak ada bak untuk menampung sampah. Biasanya yang lewat malam hari memanfaatkan situasi sepi untuk membuangnya,” jelas dia.

Baca Juga:   Tunaikan Zakat Harta, Ketua PWI Jabar Santuni Anak Yatim Piatu di Garut

Agus meminta masyarakat sadar untuk membuang sampah pada tempatnya.Tumpukan sampah di jalan Cibatu-Cihuni, terutama dil okasi Sawahlega, adalah ulah masyarakat yang tidak bertanggung jawab.

“Ulah mereka, membuang sampah tidak pada tempatnya justru memberikan bencana bagi mereka yang tidak tahu apa-apa,” kata dia. (Respati)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Mixadvert dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *