Berita

Tumpukan Sampah Tutupi Gorong-gorong di Tarogong Kidul Garut, Aktivis dan DPRD Minta Penanganan Serius

×

Tumpukan Sampah Tutupi Gorong-gorong di Tarogong Kidul Garut, Aktivis dan DPRD Minta Penanganan Serius

Sebarkan artikel ini
Sampah menumpuk di dalam gorong-gorong Jalan Otista, Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

GOSIPGARUT.ID — Tumpukan sampah yang menutup gorong-gorong kembali ditemukan di wilayah perkotaan Kabupaten Garut. Kali ini, kondisi memprihatinkan tersebut terpantau di selokan, tepatnya di samping Kantor PLN ULP 3, Jalan Otista, dekat Kompleks Paseban, Kecamatan Tarogong Kidul.

Kondisi itu dilaporkan oleh aktivis warga yang dikenal dengan nama Abah Muda, bersama Anggota DPRD Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan. Laporan lapangan tersebut dibagikan melalui media sosial pada Minggu (1/2/2026) dan langsung menuai perhatian warganet.

Dalam rekaman video yang beredar, Abah Muda menunjukkan secara langsung kondisi gorong-gorong yang sudah tertutup sampah hingga ke dasar. Sampah tampak mengendap cukup dalam, sehingga aliran air nyaris tidak berjalan.

Baca Juga:   Tersangka Pembunuhan dengan Memutilasi Korban di Garut Akan Jalani Pemeriksaan Kejiwaan di RS Sartika Asih

“Ini gorong-gorong sudah tertutup sampah. Sampah tidak mengalir sama sekali. Kedalamannya diperkirakan sampai lebih dari satu meter,” ujar Abah Muda dalam video tersebut.

Ia menegaskan, penanganan sampah di lokasi tersebut tidak bisa dilakukan secara sederhana. Menurutnya, dibutuhkan personel yang cukup banyak serta peralatan yang memadai untuk mengangkat tumpukan sampah yang sudah mengendap.

Baca Juga:   Sekjen Pertiwi Jabar Ajak Warga Garut untuk Melakukan Vaksinasi Covid-19

“Tidak cukup membawa pasukan 10 orang, minimal 20 orang harus turun, dan alat-alatnya harus mumpuni. Tidak bisa pakai tangan,” katanya.

Meski air di gorong-gorong terlihat relatif jernih, tumpukan sampah yang menutup saluran dinilai berpotensi memicu persoalan serius, terutama saat hujan deras. Penyumbatan aliran air dikhawatirkan dapat menyebabkan genangan hingga banjir di kawasan sekitar Jalan Otista dan Kompleks Paseban.

Anggota DPRD Garut, Yudha Puja Turnawan, yang turut melaporkan kondisi tersebut, mendorong adanya respons cepat dari pihak terkait, khususnya instansi yang membidangi kebersihan dan lingkungan hidup. Ia menilai persoalan sampah tidak bisa dianggap sepele karena berdampak langsung pada keselamatan dan kenyamanan warga.

Baca Juga:   Manajemen Indomaret Jalan KHZ Mustofa Akui Kesalahan dan Telah Meminta Maaf kepada Konsumen

Hingga laporan ini disampaikan, belum terlihat adanya aktivitas pembersihan di lokasi tersebut. Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan agar tumpukan sampah tidak semakin parah dan menimbulkan dampak lingkungan yang lebih luas. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *