oleh

ODP Corona di Garut Jadi 188, Pemkab Minta Mayarakat Diam di Rumah

GOSIPGARUT.ID — Pemkab Garut mengkonfirmasi data orang dalam pengawasan (ODP) Covid-19 terus meningkat. Pemkab meminta masyarakat untuk menahan diri di rumah.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Pemkab Garut, Ricky Rizki Darajat mengatakan, saat ini warga Garut yang dikategorikan sebagai ODP Corona mencapai 188 orang.

“Update data jumlah ODP hari ini di Kabupaten Garut ada 188 orang,” kata dia, Rabu (25/3/2020).

Jumlah ODP di Garut sendiri terus meroket. Di mana, pada Senin (23/3/2020), Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengkonfirmasi bahwa jumlah ODP di Garut berjumlah 90 orang.

Baca Juga:   Meski Naik, Gaji Honorer dan TKK di Garut Masih di Bawah UMK

Ricky menjelaskan, guna menekan angka tersebut, pihaknya meminta agar warga Garut menahan diri di rumah. Masyarakat yang diam di rumah, disebut Ricky ikut membantu upaya pemerintah mencegah penyebaran virus Corona.

“Kami terus meminta masyarakat untuk tetap berada di rumah. Tetap berada di rumah bukan berarti diam saja, itu ikut berperan dalam mencegah peredaran virus Corona,” katanya.

Baca Juga:   Jadi Penadah Hasil Curian, Lima Calo Emas di Garut Ditangkap Polisi

Sementara itu, Ricky juga menjelaskan, masih banyak masyarakat yang belum memahami istilah-istilah dalam virus Corona.

“Untuk orang dalam pemantauan atau ODP, ini merupakan warga yang sempat bepergian ke luar negeri atau daerah di dalam negeri yang menjadi daerah terpapar Corona. Warga yang pernah bersentuhan dengan orang yang berstatus positif Corona namun tidak mengalami gejala juga bisa dikategorikan sebagai ODP,” katanya.

Baca Juga:   Stok Tomat di Cianjur Minim, Suplayer Terpaksa Membeli ke Garut

“Sedangkan PDP adalah orang yang pernah bersentuhan dengan orang berstatus positif Corona dan mengalami gejala seperti batuk, demam dan sesak nafas, serta dalam penanganan medis. Jadi, orang dengan kategori PDP dan ODP belum tentu positif Corona,” tutup Ricky. (dtc)

Komentar

Berita Terkait