Peristiwa

Mulai Dipetakan Potensi Bencana di Wilayah Garut Selatan

×

Mulai Dipetakan Potensi Bencana di Wilayah Garut Selatan

Sebarkan artikel ini
Pemetaan bencana alam. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut mulai melakukan pemetaan potensi bencana di wilayah selatan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi bencana yang rawan terjadi ketika musim hujan, yang diperkirakan mulai terjadi pada Oktober 2019.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, BPBD Kabupaten Garut, Tubagus Agus Sofyan mengatakan, langkah mitigasi wajib dilakukan untuk menghadapi musim penghujan di wilayah selatan Garut. Ia menyebut, beberapa potensi yang biasa terjadi di antaranya longsor, pergerakan tanah, hingga banjir.

“Setiap hujan turun dengan intensitas tinggi, kejadian longsor hampir selalu terjadi di sejumlah titik di Garut selatan,” kata dia, Rabu (2/10/2019).

Baca Juga:   Masjid di Cipanas Garut Dibobol Maling, Kotak Amal Raib

Menurut Agus, bencana hidrologis itu disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari alam hingga ulah manusia itu sendiri. Ia menilai, dampak yang paling terasa adalah massifnya alih fungsi hutan juga pembalakan liar.

“Beberapa daerah di wilayah selatan ini tidak sedikit yang beralih fungsi dari yang seharusnya masih ditanami pohon tegakan atau daerah resapan air menjadi wilayah perkebunan hingga ladang dan pesawahan,” kata dia. 

Baca Juga:   Di Depan KUA Kadungora Garut, Pengemudi Honda Beat Tewas Tergilas Bus

Agus mengatakan, pemetaan titik-titik rawan itu merupakan langkah mitigasi untuk meminimalisir dampak bencana. Langkah itu juga dilakukan untuk mempersiapkan warga ketika sewaktu-waktu bencana terjadi. 

“Kita juga memberikan pemahaman kepada warga dari sejumlah ancaman bencana selama musim hujan,” ujar dia.

Dengan begitu, lanjut Agus, warga yang tinggal di daerah rawan dapat tahu yang harus dilakukan ketika bencana terjadi. jelasnya. Pasalnya, berkaca dari kejadian yang terjadi pada 2018, cukup banyak bencana yang terjadi di wilayah selatan Garut.

Baca Juga:   Puluhan Karyawati Sebuah Perusahaan di Limbangan Garut Alami Kesurupan Massal

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh dengan informasi dari media sosial, khususnya dari sumber yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. “Jika kemudian dari aparat terkait mengeluarkan peringatan, maka peringatan tersebut dipastikan bersamaan dengan langkah-langkah yang dilakukan, apakah evakuasi, atau seperti apa nantinya,” kata dia. (ROL/Fj)

 

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *