Berita

Di Garut, Petugas Kesehatan Hewan Temukan Sapi Kurban Belum Cukup Umur

×

Di Garut, Petugas Kesehatan Hewan Temukan Sapi Kurban Belum Cukup Umur

Sebarkan artikel ini
Petugas memeriksa kesehatan hewan kurban sapi di peternakan sapi Margawati, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (31/07/2019). (Foto: Antara)

GOSIPGARUT.ID — Tim kesehatan hewan dari Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut memeriksa hewan kurban seperti sapi di sentra penjualan hewan kurban di Kabupaten Garut, Rabu (31/7/2019), untuk memastikan kondisi sapi dalam keadaan sehat dan layak untuk dikurbankan.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Kesmavet Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut, Diah mengatakan, tim kesehatan itu diterjunkan ke sentra penjualan hewan kurban maupun tempat peternakan untuk memeriksa kesehatan hewan kurban yang hendak dijual ke konsumen.

“Kita periksa kesehatan hewan kurban seperti gigi, tubuh dan organ tubuh lainnya untuk memastikan sehat dan layak dijadikan hewan kurban,” katanya.

Baca Juga:   Barnas Adjidin Lantik Dewan Pengawas Perumda BPR Garut Masa Jabatan 2025-2029

Diah menuturkan, kesehatan hewan kurban sudah seharusnya diperhatikan oleh peternak sebelum dijual ke konsumen sehingga aman bagi manusia ketika mengkonsumsi dagingnya. “Kesehatan hewan kurban ini harus diperhatikan untuk menghindari adanya penularan penyakit dari hewan ke manusia,” ujarnya.

Diah menyampaikan, pemeriksaan tidak hanya pada hewan kurban, tetapi diperiksa juga surat keterangan lainnya dari peternak daerah asal atau pemasok sapi ke Garut. Selama ini, lanjut dia, hewan kurban jenis sapi biasa dipasok dari daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur yang kondisinya sudah menjalani proses pemeriksaan sebelum dibawa ke luar kota.

Baca Juga:   BKN Gunakan Alat Pendeteksi Jimat untuk Peserta CPNS di Priangan Timur

“Kebanyakan sapi yang dijual di Garut ini berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur, meskipun sudah diperiksa kita periksa kembali surat keterangan sehat hewan,” kata Diah.

Ia menambahkan, hasil pemeriksaan di lapangan terdapat beberapa ekor sapi kurban yang belum cukup umur atau tidak layak untuk dikurbankan sesuai aturan agama. Ia mengimbau pedagang untuk tidak menjual hewan kurban yang belum cukup umur, dan tidak mengelabui pembeli dengan memberikan sapi ukuran besar padahal usianya masih muda.

Baca Juga:   Ajak Kepala SKPD, Bupati Kunker ke Garut Selatan dengan Mengendarai Sendiri Mobil Jeep

“Kami mengingatkan penjual bisa jujur dalam menjual hewan kurban yang sesuai syariat Islam,” kata Diah. (Ant/Yus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *