Budaya

MPLS SMA Buka Wawasan Remaja Masuki Jenjang Pendidikan Menengah

×

MPLS SMA Buka Wawasan Remaja Masuki Jenjang Pendidikan Menengah

Sebarkan artikel ini
Upacara pembukaan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 15 Garut, Senin 15 Juli 2019. (Foto: Yuyus/GosipGarut)

GOSIPGARUT.ID — Ketua MKKS (musyawarah kerja kepala sekolah) SMA Kabupaten Garut, Drs. H. Cecep R. Rusdaya, M.M.Pd mengatakan, sebanyak 122 SMA di kabupaten ini menyelenggarakan upacara pembukaan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara serentak pada Senin, 15 Juli 2019.

“Tujuan MPLS yaitu, mengenali potensi diri siswa baru, membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, menumbuhkan motivasi dan semangat belajar efektif bagi siswa baru, mengembangkan interaksi positif antara siswa dan warga sekolah lainya, dan menumbuhkan perilaku positif dalam diri siswa,” ujar dia, Selasa (16/7/2019).

Menurut Kepala SMAN 15 Garut ini, MPLS adalah kegiatan yang di dalamnya terdapat berbagai materi, sepeti: arah kebijaan pendidikan menengah; wawasan wiyatamandala; tata cara belajar yang efektif; etika sopan santun dan pembinaan kerohanian serta acara keorganisasian, kesenian, olahraga; baris berbaris atau ekskul lainnya yang ditampilkan oleh unit kegiatan siswa sebagai ajang untuk memperkenalkan dan memperoleh anggota baru.

Baca Juga:   Garut Ada di Urutan Keenam dari Tujuh Daerah Miliki Janda Muda Terbanyak di Indonesia

“Di SMAN 15 Garut sendiri, MPLS diikuti oleh 432 siswa yang terbagi ke dalam 12 gugus. Pembina, pembimbing dan pemateri adalah guru – guru teutama yang mengajar di kelas X. Adapun OSIS dan pengurus ekskul hanya dilibatkan sebagai pendamping pemateri/ moderator atau memfasilitasi tempat penyelenggaraan, peralatan, dan absensi kehadiran saja,” ujar Cecep.

Ia menjelaskan, siswa peserta didik baru perlu diberi wawasan tentang sentral program kurikulum di SMA yang terdiri dari bidang akademis dan bidang pembinaan kesiswaan. Di dalam MPLS harus dijelaskan bahwa bidang pembinaan kesiswaan meliputi 4 jalur pembinaan, yaitu: keorganisasian (OSIS); wawasan wiyatamandala; latihan dasar kepemimpinan siswa, dan ekstra kurikuler.

Upacara pembukaan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 15 Garut, Senin 15 Juli 2019. (Foto: Yuyus/GosipGarut)

“Siswa baru harus paham tujuan institusioal SMA adalah mempersiapkan peserta didik untuk menjadi lulusan yang mau dan mampu melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi,” tandas Cecep.

Baca Juga:   Tiga Kecamatan Terdampak Bencana di Garut Dapat Program Lumbung Sosial Kemensos

Ia mengatakan, MPLS bisa mendatangkan narasumber untu materi: bebas narkoba dari BNN; penanggulangan kenakalan remaja oleh Binmas Polres/Polsek; tata tertib berlalu lintas oleh Polantas; latihan baris berbaris; wawasan ketahanan bangsa dan negara oleh Koramil serta perlu juga diperkenalkan tentang program Jabar Masagi.

“Bahwa Jabar Masagi adalah upaya untuk membentuk manusia Jawa Barat yang masagi (harmoni) sehigga memiliki keunggulan, melalui aspek: Niti bakti; niti surti; niti harti; niti bukti dan niti jadi mental spiritualnya,” tutur Cecep.

Baca Juga:   Garut Raih Penghargaan Kabupaten yang Berkontribusi Meningkatkan Literasi di Jabar

Ia menegaskan, MPLS harus bebas dari sifat perpeloncoan, karena siswa peserta didik baru secara psikologis harus dibangun perasaan aman, nyaman, menyenangkan, sehingga bergairah menjadi warga sekolah yang baru dimasukinya. Bahkan selanjutnya perlu juga diselenggarakan Perkemahan Pramuka yang berkarakter kebangsaan Indonesia. (Yuyus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *