GOSIPGARUT.ID — Beredar selebaran yang disampaikan pengikut setia Negara Islam Indonesia (NII) menyebutkan bahwa pengikut NII yang dipimpin Sensen Komara Bin Bakar Misbach Esa masih berkembang.
Sementara data yang dihimpun Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut menyebutkan bahwa pengikut setia NII mencapai sembilan ribu orang tersebar di beberapa kecamatan.
Ketua MUI Garut, Sirojul Munir, mengatakan, sembilan ribu pengikut NII merupakan pengikut setia yang sulit untuk disadarkan. Belum lagi pengikut yang hanya sekadar simpatisan jumlahnya jauh lebih banyak, baik di Kabupaten Garut maupun di sejumlah daerah di Indonesia.
“Pengikut setia ini sulit untuk disadarkan agar kembali ke jalan yang benar, terakhir jumlahnya mencapai sembilan ribu orang,” ujarnya.
Keberadaan para loyalis NII tersebut hampir terdapat di 42 kecamatan di Kabupaten Garut, terutama di daerah Garut Selatan. Jika tidak segera dilakukan tindakan maka jumlah mereka (pengikut NII) akan berkembang pesat.
“Ini harus menjadi perhatian semua pihak,” ucap Sirojul Munir seraya menegaskan, selama pimpinan besar NII, yaitu Sensen Komara belum insyaf, maka jumlah pengikut NII masih akan terus bertambah.
Sensen sendiri sudah dinyatakan mengalami gangguan jiwa oleh Pengadilan Negeri Garut tahun 2012. Anehnya, dia tidak dianjutkan dengan eksekusi rehabilitasi di rumah sakit jiwa.
“Ternyata Sensen yang dinyatakan gila itu hanya dilakukan pemeriksaan saja, tidak ditindaklanjuti dengan rehabilitasi yang seharusnya selama setahun, sesuai putusan pengadilan,” ujar Sirojul Munir. (Viva/Gun)



.png)






