GOSIPGARUT.ID — Sebuah jaringan televisi kabel lokal di Filipina, Orient Cable, menayangkan Avengers: Endgame hanya sehari setelah film ini beredar di bioskop negara tersebut.
Berdasarkan foto-foto netizen soal tayangan kontroversial itu di media sosial, tampak gambarnya sangat jelek. Seakan filmnya diunduh dari situs torrent hasil rekaman bioskop.
Kemungkinan besar filmnya memang betul-betul diunduh dari situs macam itu, yang banyak iklan pop up alat pembesar kelamin dan bermacam malware.
Gara-gara penayangan tersebut, Orient Cable dituntut jaringan bioskop lokal Teatro de Dapitan, demikian menurut laporan dari Philippine News Agency yang dikutip oleh GOSIPGARUT.ID, Jumat (3/5/2019).
Penayangan tanpa izin itu jelas masuk kategori pembajakan. Sesudah pengacara Teatro de Dapitan mendatangi polisi, Orient Cable menghentikan tayangannya, dan menggantikannya dengan film bajakan lainnya: film superhero buatan Filipina, Captain Barbel.
Manajemen Orient Cable menolak berkomentar saat dihubungi dan diwawancarai wartawan lokal.
Orient Cable melanggar beberapa aturan hukum Filipina, termasuk undang-undang hak cipta, undang-undang anti-bajakan, dan undang-undang pencegahan kejahatan dunia maya.
Tapi yang paling penting, kejahatan paling keji dilakukan Orient Cable adalah merilis spoiler film yang amat dinanti para penggemar film semesta sinematik Marvel (MCU) dengan kualitas gambar sangat buruk. (Fj/Yus)



.png)






