Berita

Dinas Pertanian: Produksi Beras Garut Surplus 361.430 Ton

×

Dinas Pertanian: Produksi Beras Garut Surplus 361.430 Ton

Sebarkan artikel ini
Petani di Garut ditemani seorang prajurit TNI sedang memanen padi di sawahnya. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Dinas Pertanian Kabupaten Garut mencatat produksi beras di wilayahnya pada 2018 mengalami surplus sebanyak 361.430 ton dari total produksi 616.730 ton.

“Surplus ini setelah angka kebutuhan masyarakat Garut terpenuhi,” kata Kepala Seksi Serealia Dinas Pertanian Kabupaten Garut Endang Junaedi, Kamis 28 Maret 2019.

Menurut dia, produksi beras di wilayahnya selalu melebihi kebutuhan masyarakat Garut setiap tahunnya. Produksi beras 616.730 ton itu dari hasil produksi gabah kering sebanyak 994.726 ton dengan areal lahan sawah di Garut seluas 48.126 hektare.

Baca Juga:   RSU dr Slamet Garut Isolasi Seorang Pria Asal Bekasi karena Positif Covid-19

Sedangkan, lanjut Endang, dengan jumlah penduduk diperkirakan lebih dari 2,3 juta jiwa dan rata-rata konsumsi sebanyak 111 kilogram per jiwa, maka masih ada sisa produksi sebanyak 361.430 ton.

“Surplus beras ini dari varietas padi seperti ciherang, mekongga, sarinah, IR64 kebanyakannya itu yang sudah disertifikat,” ujarnya seraya menyampaikan, petani di Garut kebanyakan menanam padi jenis varietas bersertifikat sesuai dengan yang disarankan Dinas Pertanian Kabupaten Garut.

Varietas itu, kata Endang, cukup cocok ditanam di Garut, bahkan menurut pengakuan petani tumbuh bulir padi yang panjang sehingga hasil berasnya tidak pecah, dengan nilai jual gabah kering cukup bagus antara Rp6 ribu sampai Rp6.400 per kilogram.

Baca Juga:   Garut Canangkan Gerakan Pengendalian Hama Ulat Grayak

“Harga jual gabah kering itu di kisaran Rp6 ribu sampai Rp6.400, kalau harga jual berasnya di Rp9.000 sampai Rp9.200 untuk medium dan premium Rp10 ribu sampai Rp11 ribu per kilogram,” katanya.

Endang menyebutkan, daerah penghasil beras yang cukup tinggi yakni di wilayah utara Garut Kecamatan Leles, Kadungora, Limbangan, Leuwigoong, Banyuremi, Malangbong, Sukawening, dan Karangpawitan.

Baca Juga:   Harapan Warga di Dua Kampung Ini Miliki Jembatan Gantung Segera Terwujud

Wilayah selatan Garut, kata dia, Kecamatan Bungbulang, Pakenjeng, Cikelet, Pameungpeuk, Cibalong dan Banjarwangi, selanjutnya sekitar Garut tengah daerah Bayongbong, Cilawu, Cisurupan, Samarang, Tarogongkaler, Tarogongkidul, dan Garutkota,

“Daerah itu produksinya cukup stabil dengan luas baku sawah di Garut tahun 2018 seluas 48.126 hektare,” kata Endang. (Ant/Yus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *