Berita

Garut Canangkan Program Perbaikan Rumah Penderita Stunting

×

Garut Canangkan Program Perbaikan Rumah Penderita Stunting

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut Rudy Gunawan. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mencanangkan program perbaikan rumah bagi penderita stunting atau kondisi tubuh kerdil sebagai wujud perhatian pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang sehat.

“Kami perbaiki lima ribu rumah, termasuk keluarga penderita stunting, biar lebih sehat lingkungannya,” kata Bupati Garut Rudy Gunawan kepada wartawan Jumat (22/2/2019).

Ia menuturkan, angka penderita stunting di Kabupaten Garut paling tinggi di Provinsi Jabar. Upaya pemerintah, pada anggaran 2019 akan memberikan tambahan gizi, termasuk memperbaiki rumah warga yang anggota keluarganya menderita stunting.

Baca Juga:   Pemkab Garut Siapkan Dana Rp1,2 Miliar untuk Lanjutkan Sentra Vaksinasi

“Keluarga penderita stunting akan diperbaiki rumahnya pada tahun ini,” ujar Rudy seraya mengungkapkan, angka balita di Garut yang mengalami stunting sebesar 43,2 persen atau angka tertinggi di Provinsi Jabar di tahun 2017.

Pemerintah Provinsi Jabar, kata dia, sudah memberikan dana bantuan untuk penanganan kasus tersebut sebesar Rp100 juta yang akan digunakan untuk perbaikan gizi. “Hanya Rp100 juta untuk stunting, kami ajukannya besar,” kata Rudy.

Baca Juga:   DLH Garut Tanam Pohon di Puncak Rabbany, Sinergi Lintas Sektor Dorong Rehabilitasi 80 Ribu Hektar Lahan Kritis

Ia menyampaikan, minimnya dana dari provinsi itu, maka Pemkab Garut menganggarkan dana untuk penanganan stunting sebesar Rp400 juta.

Rudy berharap, pemerintah provinsi dapat menambah anggaran untuk penanganan kasus tersebut karena Garut membutuhkan dana untuk menyelesaikan persoalan stunting.

“Diharapkan ada tambahan lagi, soalnya anggaran bantuan yang ada itu hanya Rp100 juta, padahal kan angka stunting di Garut paling tinggi,” katanya.

Rudy mengungkapkan, Pemkab Garut juga mendapatkan bantuan penanganan stunting dari pemerintah pusat sebesar Rp5 miliar untuk membeli alat pengukur tinggi badan ke Posyandu. Padahal dana yang cukup besar itu, kata dia, sebaiknya bisa membantu perbaikan gizi balita agar tidak menderita stunting.

Baca Juga:   Pemkab Garut Salurkan Insentif kepada 333 Nakes di RSUD dr. Slamet

Seharusnya dana miliaran itu bisa dipakai buat perbaikan gizinya, tapi ini cuma untuk alat pengukur tinggi saja ke setiap Posyandu,” kata Rudy. (Ant/Fj)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *