oleh

Ahmad Dhani Segera Bebas, 250 Relawan dari Garut Ikut Menjemput dari Rutan

GOSIPGARUT.ID — Musisi sekaligus pentolan grup band Dewa 19, Ahmad Dhani Prasetyo, akan bebas pada Senin 30 Desember 2019. Sebanyak 500 relawan akan menjemput Dhani dari Rutan Cipinang, termasuk 250 relawan dari Garut.

Suami dari Mulan Jameela ini bebas dari Rutan Cipinang, Jakarta seusai menjalani satu tahun kurungan atas kasus ujaran kebencian yang menjeratnya.

“Tadi sudah lihat berkasnya dari kejaksaan. Sudah confirm, Mas Dhani bebas tanggal 30 Desember,” kata juru bicara keluarga Ahmad Dhani, Lieus Sungkharisma di Rutan Cipinang, Jakarta, Jum’at (27/12/2019).

Baca Juga:   Enam Penghargaan Diraih Kabupaten Garut di Hari Koperasi Nasional ke-72

Ia menuturkan, kebebasan Ahmad Dhani akan dihadiri ratusan relawan dan fans. Selain itu juga akan melakukan konvoi untuk menjemput Dhani dari rutan Cipinang.

“Kami bakal konvoi, karena banyak antusiasme masyarakat yang mau mengantar. Pukul 10.00 WIB pagi nanti mulai konvoi dari sini (rutan) sampai ke rumahnya,” tutur Lieus.

Ia menambahkan, pihaknya pun telah meminta izin kepada kepolisian dalam melakukan konvoi tersebut.

“Karena ini betul-betul kemauan masyarakat yang antusias. Kami juga sudah membuat surat pemberitahuan ke kepolisian, supaya dikawal. Karena pesannya Mas Dhani kalau bisa tertib, biar lancar,” ucap Lieus.

Baca Juga:   Musisi Ahmad Dhani Dipenjara 1,5 Tahun Gegara Ujaran Kebencian

Izin kepada polisi tidak lain untuk mengawal iring-iringan konvoi relawan dan fans yang menjemput Dhani dari rutan Cipinang menuju kediamannya di Pondok Indah.

“Saya sih minta izinnya 500 orang, tapi dari Garut saja ada 250 orang, fansnya yang mau anter. Belum lagi relawannya,” tandasnya.

Diketahui, Ahmad Dhani mendekam di Rutan Cipinang setelah Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis selama 1 tahun kurungan terkait kasus ujaran kebencian. Dhani dinyatakan bersalah oleh majelis hakim dan mendapat hukuman berupa kurungan penjara sejak 28 Januari 2019 silam.

Baca Juga:   Puan Maharani dan Tiga Menteri Pantau Jalur Mudik Lintas Nagreg dan Limbangan

Di waktu yang bersamaan, Dhanj juga terjerat kasus “vlog idiot” di Pengadilan Negeri Surabaya. Proses hukumnya hingga kini masih berlanjut meski ia telah divonis selama 1 tahun penjara. Tim kuasa hukum Dhani mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Timur. (Sndn/Fj)

Komentar

Berita Terkait