Berita

Atasi Penumpukan Sampah di Perkotaan Garut, TPA Pasirbajing Diperluas

×

Atasi Penumpukan Sampah di Perkotaan Garut, TPA Pasirbajing Diperluas

Sebarkan artikel ini
Akses jalan masuk menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Pasirbajing, Garut, rusak berat. (Foto: Nul Zainulmukhtar)

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten Garut menambah lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Pasirbajing seluas lima hektare untuk mengatasi penumpukan sampah yang selama ini terjadi di kawasan perkotaan Garut.

“Pemkab Garut telah mengalokasikan anggaran untuk penambahan lahan baru seluas lima hektare, mengingat TPA saat ini kondisinya sudah over kapasitas,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Garut Uu Saepudin.

Ia menuturkan, produksi sampah di Garut cukup banyak, setiap harinya mencapai 200 ton sampah terdiri dari sampah rumah tangga dan industri. Sampah yang melimpah itu, tentunya harus bisa diselesaikan agar tidak terjadi penumpukan di perkotaan atau tempat pembuangan sementara.

Baca Juga:   Masih Pandemi, Pemkab Garut Membatasi Aktivitas PKL di Pusat Kota

“Makanya kita tambah luas lahan TPA di sana yang sebelumnya 12 hektare sekarang ditambah 5 hektare,” ujar Uu seraya menyampaikan, lahan yang dijadikan TPA sampah itu sebelumnya merupakan lahan tidak produktif yang jauh dari pemukiman rumah penduduk.

Namun kapasitas penampungan sampah itu, kata dia, perlu adanya pengaturan sejak dari sumber sampah agar tidak terlalu banyak dibuang ke TPA Pasirbajing. “Pembenahan sampah tidak hanya dari aspek sarana dan prasarana saja, tetapi dari sisi SDM juga perlu dibenahi dengan terlebih dahulu mengolah sampah,” kata Uu.

Baca Juga:   Libatkan 38 Armada Milik DLH Garut, 230 Ton Sampah per Hari Masuk TPA Pasirbajing

Ia menambahkan, selain memperluas lahan TPA, pihaknya juga telah memiliki lima truk sampah baru yang siap beroperasi mengangkut sampah dari TPS wilayah perkotaan Garut ke TPA. Uu berharap, adanya lima unit truk sampah itu bisa meminimalisasi adanya penumpukan sampah di perkotaan Garut sehingga Garut terlihat bersih dan indah.

“Meski jumlah truk ini masih belum ideal, setidaknya bisa meminimalisir, mudah-mudahan tahun 2020 nanti ada penambahan lagi,” kata dia. (Ant/Fj)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *