Berita

Helikopter KSAD Maruli Mendarat di Desa Pamalayan Cisewu, Warga Rela Menunggu Sejak Subuh

×

Helikopter KSAD Maruli Mendarat di Desa Pamalayan Cisewu, Warga Rela Menunggu Sejak Subuh

Sebarkan artikel ini
Dua helikopter yang membawa Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mendarat di Lapang Desa Pamalayan, Kecakatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jumat 4 September 2026. Ratusan warga lanngsung menyerbu.

GOSIPGARUT.ID — Dua helikopter TNI Angkatan Udara membawa Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mendarat di Lapang Layakrama, Desa Pamalayan, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jumat, 4 September 2026. Pendaratan itu kembali mengundang perhatian warga. Sejak subuh, masyarakat dari sejumlah desa berbondong-bondong datang ke lapangan.

Antusiasme warga sudah terlihat sehari sebelumnya. Pada Kamis, 3 September, ratusan warga memadati Lapang Layakrama saat helikopter TNI AU melakukan gladi bersih untuk kunjungan KSAD. Pada hari kunjungan, warga yang datang bukan hanya dari Pamalayan. Mereka juga berasal dari Desa Cikarang, Sukajaya, Panggalih, dan Karangsewu.

Mereka ingin melihat helikopter dari dekat sekaligus menyambut kedatangan Maruli. Kunjungan pucuk pimpinan TNI Angkatan Darat ke desa mereka dianggap sebagai peristiwa langka.

“Warga dari berbagai desa tetangga datang sejak subuh. Selain ingin melihat helikopter dari jarak dekat, kami juga ingin menyambut dengan baik kunjungan Pak KSAD. Berharap kunjungan ini membawa kebaikan bagi daerah,” kata Roni Firmansyah, warga Kampung Cigareng, Desa Pamalayan, kepada GOSIPGARUT.ID.

Baca Juga:   KNPI Garut dan Pemkab Bersihkan Hutan Kota Kerkof, Respons Keluhan Sampah dari Masyarakat

Roni datang bersama keluarganya sejak Kamis. Ia menyaksikan gladi bersih hingga pendaratan resmi KSAD pada Jumat pagi.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengendarai sepeda motor menuju lokasi diresmikannya PTMH di Kecamatan Cisewu.

Kerumunan warga juga terlihat di Pasar Rakyat Pamalayan, kawasan Curug Rahong, dan sepanjang jalan yang dilewati rombongan. Para pelajar turut berdiri di pinggir jalan untuk melihat rombongan Maruli melintas.

Pengamanan dilakukan sejak sehari sebelumnya. Ratusan anggota TNI disebar di sejumlah titik untuk melakukan sterilisasi dan mengamankan rangkaian kunjungan.

Kepala Desa Pamalayan Budi Rahmat mengatakan kedatangan Maruli menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga. Menurut dia, baru kali ini seorang jenderal bintang empat datang ke desanya.

Baca Juga:   Duka dari Garut, Encuy "Preman Pensiun" Ditemukan Tewas Gantung Diri

“Selain masyarakat ingin melihat helikopter dari dekat, juga ingin melihat langsung jenderal bintang empat hadir di desa kami. Hal ini jarang terjadi dan bagi desa kami ini pertama kalinya,” kata Budi.

Lapang Layakrama yang menjadi lokasi pendaratan helikopter juga memiliki arti tersendiri bagi pemerintah desa. Budi menilai penggunaan lapangan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur desa dapat memiliki fungsi strategis.

Maruli mendarat sekitar pukul 09.30 WIB. Setelah menyapa warga dan pelajar, ia tidak menggunakan kendaraan khusus. Maruli justru melanjutkan perjalanan dengan sepeda motor menuju Desa Sukajaya.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak berfoto bersama H. Budi Rahmat, Kepala Desa Pamalayan, Kecamatan Cisewu.

Tujuannya adalah lokasi peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Curug Rahong. Pembangkit ini dibangun TNI untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

Dalam peresmian itu, Maruli menyebut pembangunan PLTMH sebagai salah satu bentuk kehadiran negara bagi masyarakat. Ia mengatakan perhatian pemerintah dan TNI tidak semestinya berhenti pada infrastruktur energi.

Baca Juga:   Bitcoin Anjlok Lagi, Prediksi Pakar: Bisa Jatuh ke $70K?

Pendidikan, kesehatan, dan air bersih juga menjadi kebutuhan yang akan diupayakan.

“Kalau ada yang kurang air semoga kita bisa bangun sumur bor. Begitupun dengan sekolah yang rusak diupayakan untuk diperbaiki,” ujar Maruli.

Ia berharap turbin PLTMH Curug Rahong dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Infrastruktur energi tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi warga.

Sekitar satu jam berada di Cisewu, Maruli dan rombongan kemudian meninggalkan lokasi. Mereka kembali terbang menggunakan helikopter sekitar pukul 10.20 WIB. (April P)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *