Berita

Next Generation 2026 di Garut Hadirkan Campus Expo, Layanan Adminduk, hingga Diskon Belanja untuk Pelajar dan Masyarakat

×

Next Generation 2026 di Garut Hadirkan Campus Expo, Layanan Adminduk, hingga Diskon Belanja untuk Pelajar dan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Kegiatan Next Generation 2026 di Garut.

GOSIPGARUT.ID — Kegiatan Next Generation 2026 di Garut menjadi ajang kolaborasi antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut dengan Asosiasi Pedagang Seluruh Indonesia (APSI). Melalui kegiatan ini, masyarakat dan pelajar tidak hanya mendapatkan akses layanan administrasi kependudukan, tetapi juga informasi pendidikan tinggi melalui Campus Expo 2026 serta berbagai program pemberdayaan ekonomi lokal.

Asisten Daerah (Asda) II Kabupaten Garut, Dedi Mulyadi, mengatakan bahwa Next Generation 2026 dirancang sebagai ruang interaksi bagi generasi muda untuk mempersiapkan masa depan pendidikan mereka. Salah satu agenda utama yang dihadirkan adalah Campus Expo 2026 yang melibatkan sejumlah perguruan tinggi.

“Kegiatan ini memberikan ruang bertemunya para siswa dengan perguruan tinggi melalui Campus Expo 2026. Dengan demikian, siswa yang saat ini duduk di kelas XI dan XII memiliki gambaran untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Dedi.

Baca Juga:   Garut Belum Miliki "City Branding", Sejumlah Langkah Inilah yang akan Diambil Disparbud

Selain pameran pendidikan, kegiatan tersebut juga menghadirkan layanan administrasi kependudukan secara gratis bagi masyarakat. Disdukcapil membuka layanan perekaman KTP elektronik bagi siswa yang telah memasuki usia wajib KTP, serta pelayanan dokumen kependudukan lainnya.

Dedi menambahkan, orang tua yang hadir bersama anaknya juga dapat memanfaatkan layanan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) apabila belum memilikinya. Menurut dia, kehadiran layanan tersebut menjadi upaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan.

Sebagai bagian dari kolaborasi dengan APSI, masyarakat yang hadir juga berkesempatan memperoleh diskon belanja sebesar 5 persen hingga 20 persen di sejumlah mitra usaha. Program tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi lokal.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kabupaten Garut, Rena Sudrajat, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum peluncuran layanan administrasi kependudukan rutin di kawasan Garut Plaza (GP). Program hasil kerja sama Disdukcapil dengan berbagai mitra itu akan mulai dilaksanakan pada Juli 2026.

Baca Juga:   Umat Islam di Garut Rayakan Idulfitri pada Hari Jumat dan Sabtu, Pemkab Siap Memfasilitasi

“Ini merupakan launching untuk memulai pelayanan rutin. Mulai bulan Juli, setiap Kamis dan Jumat pada minggu kedua akan ada pelayanan Disdukcapil di GP,” kata Rena.

Menurut Rena, layanan tersebut akan digelar secara berkala setiap bulan guna memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan administrasi kependudukan tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil.

Tak hanya itu, Disdukcapil juga menggandeng sejumlah pelaku usaha lokal dalam program sosialisasi dan pemanfaatan KIA. Melalui kerja sama tersebut, pemegang KIA dapat memperoleh berbagai potongan harga mulai dari 5 persen hingga 20 persen di sejumlah mitra usaha yang telah bekerja sama.

Rena menilai program tersebut memiliki manfaat ganda, yakni meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan sekaligus mendukung perputaran ekonomi daerah.

“Ini juga bagian dari upaya bagaimana menghidupkan perekonomian lokal,” ujarnya.

Baca Juga:   Garut Targetkan Produksi Jagung Capai 513 Ton pada 2025, Barnas Adjidin Apresiasi Kinerja Distan

Rena menambahkan, keterlibatan generasi muda melalui kegiatan Next Generation 2026 juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali kawasan Garut Plaza sebagai ruang publik yang dapat dimanfaatkan pelajar dan generasi milenial untuk berkumpul, berinteraksi, serta mengembangkan aktivitas positif.

Dalam rangkaian kegiatan yang sama, Disdukcapil menargetkan perekaman data bagi 200 pemula wajib KTP. Siswa yang telah berusia 16 tahun diberikan kesempatan melakukan perekaman lebih awal sehingga KTP elektronik dapat dicetak saat mereka genap berusia 17 tahun.

“Bagi siswa yang sudah berusia 16 tahun bisa direkam sekarang. Nanti KTP-nya dicetak saat mereka berusia 17 tahun, sehingga KTP ini bisa menjadi kado ulang tahun mereka,” pungkas Rena. (Yuyus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *