GOSIPGARUT.ID — Warga Kampung Bojongloa, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di aliran Anak Sungai Cipamulihan, Selasa (20/1/2026) pagi. Korban diduga hanyut dan tersangkut di bebatuan serta rerumputan di tepi sungai.
Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 08.30 WIB oleh Akung (57), warga setempat yang tengah bekerja di sawah miliknya. Awalnya, saksi mengira objek yang terlihat di aliran sungai tersebut merupakan sebuah boneka.
“Setelah didekati, saksi menyadari bahwa itu adalah sesosok mayat,” kata petugas di lokasi kejadian.
Saksi kemudian melaporkan temuannya kepada warga sekitar, yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Bayongbong.
Korban diketahui bernama Hendrik Maulana (23), warga Kampung Cikohkol, Desa Sirnagalih, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut. Berdasarkan ciri-ciri fisik, korban diduga kuat merupakan warga yang sebelumnya dilaporkan tidak pulang ke rumah sejak Senin (19/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, aparat setempat bersama unsur Basarnas dan tim SAR telah melakukan pencarian terhadap korban di sekitar lokasi terakhir ia terlihat.
Proses penanganan di lokasi penemuan melibatkan sejumlah unsur, antara lain BPBD Kabupaten Garut, TNI Koramil 1113 Bayongbong, tenaga medis UPTD Puskesmas Cilimus, Pamapta dan Pawas Polres Garut, Tim Inafis Polres Garut, Satpol PP Kecamatan Bayongbong, serta perangkat desa setempat.
Kapolsek Bayongbong mengatakan, pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan penolakan secara resmi.
“Pihak keluarga menyatakan menolak autopsi. Jenazah telah diserahkan kepada keluarga untuk segera dimakamkan,” ujarnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, guna menghindari kejadian serupa. ***



.png)

















