GOSIPGARUT.ID — Jumlah calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Garut untuk musim haji tahun ini bertambah signifikan. Kepala Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Garut yang baru dilantik, H. Indra Awar Mawardi, menyebutkan bahwa kuota Garut naik dari sebelumnya 109 orang menjadi 236 orang.
“Sekarang itu ada penambahan ya dari prioritas lansia sebesar 89 orang, dan lunas tunda 2025 yang bisa berangkat tahun ini jumlahnya 38 orang. Jadi totalnya 236. Itu pun nanti kita lihat apakah semuanya akan melunasi. Mudah-mudahan 236 ini bisa berangkat,” ujar Indra, Rabu (3/12/2025).
Indra menambahkan, selain tambahan 38 orang tersebut, masih ada kemungkinan penambahan kuota dari formasi pendamping atau mahram.
Dilantik Usai Pemisahan Kemenag dan Kemenhaj
Indra sendiri baru resmi menjabat sebagai Kepala Kemenhaj Kabupaten Garut pada Jumat, 28 November 2025. Sebelum menjabat posisi ini, ia merupakan Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah pada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Garut.
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting karena berbarengan dengan pemisahan kelembagaan antara Kementerian Agama dan Kementerian Haji dan Umrah.
“Mulai hari itu terjadi pemisahan antara Kemenag dan Kemenhaj. Kami dilantik oleh Pak Wakil Menteri karena Pak Menteri sedang berada di Arab Saudi untuk menyelesaikan beberapa hal. Setelah dilantik, kami langsung berkoordinasi dengan Pak Bupati dan seluruh stakeholder di daerah agar sinergi. Mohon doanya dari semuanya,” katanya.
Indra memastikan pemisahan dua institusi itu tidak mengganggu layanan haji di daerah. “Tidak ada pengaruh pada pelayanan. Alhamdulillah semua berjalan baik,” ujarnya.
Indra mengungkapkan dirinya dilantik di Embarkasi Bekasi. Ia menyadari bahwa tugas yang diamanahkan kepadanya tidak ringan.
“Ini tugas berat. Tapi Insyaallah akan kami jalankan dengan amanah agar membawa keberkahan untuk masyarakat Garut,” ucapnya.
Untuk sementara, sumber daya manusia (SDM) di Kantor Kemenhaj Garut masih mengandalkan personel dari seksi-seksi di Kemenag dengan beberapa penyesuaian dan penambahan pegawai.
Dengan bertambahnya kuota dan perubahan struktur kelembagaan, layanan haji di Garut diharapkan bisa semakin optimal dan responsif terhadap kebutuhan jemaah. (Yuyus)



.png)











