GOSIPGARUT.ID — Komando Distrik Militer (Kodim) 0611 Garut memberikan klarifikasi resmi terkait video viral yang menampilkan seorang pria berbaju seragam TNI tertangkap warga karena diduga mencuri sayuran di salah satu kebun di wilayah Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, belum lama ini.
Dalam keterangan persnya, Dandim 0611 Garut Letkol Inf Andrik Fachrizal menegaskan bahwa pria dalam video tersebut bukan anggota aktif TNI, melainkan disersi atau pecatan.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (23/11/2026) sekitar pukul 23.00 WIB di sebuah kebun milik warga di Desa Barusuda, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut. Warga yang curiga melihat dua orang tak dikenal masuk ke area perkebunan kemudian melakukan pengecekan dan berhasil mengamankan keduanya. Saat diamankan, para pelaku kedapatan membawa dua karung cabai yang diduga hasil curian.
“Salah satu dari pelaku menggunakan seragam militer dan mengaku sebagai anggota TNI. Atas dasar itu, masyarakat kemudian menghubungi Babinsa Koramil 13 Bayongbong untuk memastikan kebenaran identitas pelaku,” ujar Dandim.
Letkol Andrik menjelaskan, setelah dilakukan pengecekan mendalam terhadap pelaku yang mengaku bernama Dwi Winarno, pihaknya memastikan bahwa yang bersangkutan bukan lagi anggota TNI.
“Setelah dilaksanakan pemeriksaan, dapat saya sampaikan dan pastikan bahwa pelaku atas nama Dwi Winarno bukan merupakan anggota TNI,” tegasnya.
Dari penelusuran internal, diketahui bahwa pria tersebut sebelumnya pernah berdinas, namun sudah berstatus disersi, sehingga tidak lagi berada dalam struktur organisasi TNI. “Yang bersangkutan sudah tidak memiliki keterikatan kedinasan,” tambah Dandim.
Dandim juga mengapresiasi respons cepat masyarakat yang memilih berkoordinasi dengan aparat sebelum menyimpulkan informasi. Ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi viral di media sosial tanpa konfirmasi.
“Kami berterima kasih kepada warga yang sudah menghubungi Babinsa untuk memastikan identitas pelaku. Klarifikasi ini kami sampaikan agar tidak terjadi kesalahpahaman publik,” ujarnya.
Kasus dugaan pencurian dua karung cabai tersebut kini dalam penanganan pihak berwenang. TNI, kata Dandim, menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat kepolisian.
“Kami mendukung penegakan hukum sesuai prosedur yang berlaku,” tutup Letkol Andrik. ***



.png)















