Berita

MPLS SMK Mekarmukti Garut Ditutup dengan Santunan untuk 50 Jompo dan Anak Yatim di Pakenjeng

×

MPLS SMK Mekarmukti Garut Ditutup dengan Santunan untuk 50 Jompo dan Anak Yatim di Pakenjeng

Sebarkan artikel ini
Pemberian santunan untuk jompo dan anak yatim di Desa Karangsari, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, mengakhiri kegiatan MPLS SMK Mekarmukti.

GOSIPGARUT.ID — Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMK Mekarmukti, Kabupaten Garut, ditutup dengan kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada 50 jompo dan anak yatim di Desa Karangsari, Kecamatan Pakenjeng. Kegiatan yang melibatkan 181 murid baru tersebut menjadi penutup rangkaian MPLS tahun ajaran 2026/2027 yang berlangsung pada 13–18 Juli 2026.

Kepala SMK Mekarmukti, Dr. H. Sudrajat, mengatakan, kegiatan santunan dilaksanakan pada Jumat malam (17/7/2026) sebagai bagian dari materi kepramukaan dalam MPLS. Sementara itu, penutupan resmi MPLS digelar pada Sabtu (18/7/2026) melalui upacara penutupan di lapang sepakbola Desa Karangsari.

“Sebanyak 50 jompo dan anak yatim di Desa Karangsari menerima santunan berupa beras dan uang. Kegiatan ini merupakan penutup rangkaian MPLS sekaligus bentuk kepedulian sosial yang ingin kami tanamkan kepada peserta didik baru,” ujar Sudrajat.

Baca Juga:   Petualangan Seru Di “Enchanted Park” Mall @Alam Sutera

Ia menjelaskan, sebanyak 181 siswa baru mengikuti seluruh rangkaian MPLS sejak Senin (13/7/2026). Selama enam hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan berbagai materi yang bertujuan membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus membentuk karakter.

Menurut Sudrajat, kegiatan kepramukaan yang dipadukan dengan aksi sosial dipilih sebagai penutup MPLS agar para siswa tidak hanya memahami kehidupan sekolah dari sisi akademik, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap masyarakat di sekitarnya.

Baca Juga:   Garut Meriahkan HUT ke-80 RI dengan Jalan Santai dan Festival Olahraga Tradisional

“Kami ingin peserta didik baru memahami bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui kegiatan yang menumbuhkan rasa empati, gotong royong, dan kepedulian kepada sesama,” katanya.

Santunan tersebut dipusatkan di Desa Karangsari, Kecamatan Pakenjeng, dengan sasaran warga lanjut usia dan anak yatim yang membutuhkan. Selain menyerahkan bantuan berupa beras dan uang, kegiatan juga menjadi ajang interaksi antara siswa dengan masyarakat.

Baca Juga:   Tectona Borong Gelar di Kejurda Voli U-18 Jabar 2026, Garut Bidik Tuan Rumah Event Lebih Besar

Rangkaian MPLS SMK Mekarmukti tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, pembinaan karakter, wawasan kebangsaan, tata tertib sekolah, hingga kegiatan kepramukaan. Pihak sekolah berharap seluruh materi yang diberikan dapat menjadi bekal bagi para siswa baru dalam menjalani proses pembelajaran selama menempuh pendidikan di SMK Mekarmukti. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *