Berita

Curi Motor di Depan Masjid, Buruh Harian di Garut Diringkus Polisi Setelah Aksi Kabur ke Pameungpeuk

×

Curi Motor di Depan Masjid, Buruh Harian di Garut Diringkus Polisi Setelah Aksi Kabur ke Pameungpeuk

Sebarkan artikel ini
Pelaku curanmor di Cisompet ditangkap polisi.

GOSIPGARUT.ID — Niat beribadah warga di Masjid Al Muqaromah, Desa Cisompet, justru dimanfaatkan seorang pria untuk berbuat kejahatan. Seorang buruh harian berinisial AB (32) nekat mencuri sepeda motor yang terparkir di depan masjid pada Sabtu malam (18/10/2025), sebelum akhirnya diringkus polisi hanya beberapa jam kemudian.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 19.15 WIB di Kampung Joho, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut. Korban, Kujang Pelita Jaya (56), yang merupakan seorang pegawai negeri sipil, baru menyadari sepeda motornya — Honda Beat hitam tahun 2018 bernomor polisi Z 5213 EX — raib usai menunaikan salat.

Kapolsek Cisompet AKP H. Misno Winoto mengungkapkan, pelaku melakukan aksinya dengan cara klasik: merusak kunci kontak menggunakan kunci letter T. Setelah berhasil menyalakan mesin, AB langsung tancap gas meninggalkan lokasi menuju arah Kecamatan Pameungpeuk.

Baca Juga:   Selama 2023, Satpol PP Garut Berhasil Sita Tiga Juta Batang Rokok Ilegal

“Aksi pelaku sempat dilihat oleh warga yang curiga. Laporan korban pun langsung kami tindak lanjuti. Tak butuh waktu lama, anggota kami berhasil meringkus pelaku di wilayah Pameungpeuk bersama motor hasil curian,” ujar AKP Misno, Selasa (21/10/2025).

Dari tangan AB, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sepeda motor curian, STNK dan BPKB asli, kunci letter T dengan berbagai mata kunci, serta peralatan lain yang digunakan untuk melancarkan aksinya.

Baca Juga:   Sekjen Kemenaker Siap Dukung Pemkab Garut Tingkatkan SDM dan Peluang Kerja Warga

“Pelaku kini kami amankan di Polsek Cisompet untuk pemeriksaan lebih lanjut. Akibat kejadian itu, korban menderita kerugian sekitar Rp10 juta,” tambah Misno.

Kepolisian kini meningkatkan patroli dan pengawasan di lokasi-lokasi rawan curanmor, termasuk area publik seperti masjid, pasar, dan pertokoan. AKP Misno juga mengimbau warga untuk tidak lengah dan selalu mengunci ganda kendaraan ketika parkir.

Baca Juga:   Mulai Senin Depan, Pencetakan e-KTP Kembali Dilaksanakan di Kecamatan

“Kejahatan bisa terjadi di mana saja, bahkan di tempat ibadah. Karena itu kami minta masyarakat lebih waspada dan segera melapor jika ada aktivitas mencurigakan,” tegasnya.

Kasus ini menjadi peringatan bahwa kewaspadaan tetap diperlukan — bahkan di tempat yang seharusnya paling aman. Polisi berharap, penangkapan cepat ini bisa memberi efek jera bagi pelaku lain yang mencoba beraksi di wilayah selatan Garut. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *