GOSIPGARUT.ID — Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, memanfaatkan momentum Diseminasi Laporan Rencana Kegiatan (LRK) Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) STIE Yasa Anggana untuk mengenalkan inovasi digital andalan daerah: Garut Hebat Super App.
Bertempat di Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (12/8/2025), Putri berbicara di hadapan 181 mahasiswa yang akan diterjunkan ke 18 desa di Kecamatan Cilawu. Bukan sekadar pembekalan, ia memberi tantangan: jadilah jembatan antara teknologi dan warga desa.
“Pahami betul apa kesulitan mereka ketika menggunakan aplikasi itu. Kalau ada hambatan, sampaikan input kepada developer,” ujarnya. Menurut Putri, mahasiswa memiliki posisi strategis untuk memastikan aplikasi ini benar-benar dipakai, bukan sekadar diunduh lalu diabaikan.
Putri tak menutupi bahwa kendala utama pemerintah daerah adalah memastikan anggaran untuk pengembangan digitalisasi memadai. Karena itu, masukan yang dihimpun mahasiswa dari masyarakat akan menjadi “bahan bakar” penting dalam perbaikan aplikasi.
“Kami akan berusaha semaksimal mungkin membangun infrastruktur digitalisasi di Kabupaten Garut, supaya masyarakat mulai terbawa oleh kemudahan yang diberikan fasilitas digital,” katanya.
KKN tahun ini bukan sekadar praktik lapangan. Bagi 181 mahasiswa STIE Yasa Anggana, ini adalah ujian kecil untuk membuktikan bahwa teknologi bisa hidup di tengah masyarakat, bahkan di desa-desa yang selama ini jauh dari sentuhan digital. ***



.png)











