GOSIPGARUT.ID — Dalam semangat memperkuat ketahanan pangan dan memulihkan ekonomi desa pasca pandemi, jajaran Polsek Bayongbong, Kabupaten Garut, ikut terjun langsung mendukung pengolahan lahan pertanian milik desa di wilayah Kampung Cijeureun, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Sabtu (2/8/2025).
Kapolsek Bayongbong, AKP Gopar Suryadi, memimpin langsung kegiatan yang melibatkan personel Polsek untuk membantu Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mekarsari dalam pengolahan lahan seluas satu hektare. Lahan tersebut rencananya akan ditanami komoditas jagung sebagai bagian dari program peningkatan produksi pangan lokal.
“Keterlibatan anggota kami ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam penguatan ketahanan pangan melalui sinergitas antara aparat keamanan dan masyarakat,” ujar AKP Gopar Suryadi.
Ia menambahkan, keterlibatan Polri dalam kegiatan produktif masyarakat adalah bagian dari pengabdian nyata, tidak terbatas hanya pada pengamanan.
“Kami tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga hadir langsung membantu masyarakat dalam kegiatan produktif seperti ini. Apalagi ini bagian dari upaya BUMDes untuk membangkitkan ekonomi desa pasca pandemi,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek bergotong royong bersama pengurus BUMDes, Babinsa, serta warga sekitar. Kebersamaan ini menciptakan suasana kerja yang penuh semangat dan menjadi gambaran sinergi antara aparat dan masyarakat.
Pengelola BUMDes Mekarsari mengapresiasi penuh dukungan dari jajaran Polsek Bayongbong. Ia menyebut kolaborasi ini memberi motivasi besar bagi masyarakat desa.
“Kami merasa terbantu dengan kehadiran anggota Polsek. Ini menunjukkan bahwa TNI-Polri benar-benar hadir di tengah masyarakat bukan hanya dalam konteks keamanan saja, tapi juga pembangunan,” ucapnya.
Kegiatan ini turut ditinjau oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bayongbong. Mereka menyampaikan apresiasi terhadap semangat kolaboratif yang ditunjukkan semua pihak, dan berharap pola sinergi ini bisa ditiru oleh desa-desa lainnya.
Penanaman jagung di lahan desa ini diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan lokal sekaligus menjadi sumber pendapatan baru bagi desa. Langkah tersebut dinilai strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di tengah tantangan ketidakpastian global. ***



.png)











